Mohamad Partijo
FKIP UNTAD

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Interaktif Berbantuan Media Gambar pada Mata Pelajaran IPS Kelas IV SD Inpres 2 Wanagading Partijo, Mohamad
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.449 KB)

Abstract

Permasalahan utama adalah rendahnya hasil belajar siswa di kelas IV SD Inpres 2 Wanagading, pada pembelajaran IPS dengan materi gejala-gejala alam. Sehubungan dengan hal tersebut, maka penelitian ini dipilih dan di terapkan. Model pembelajaran ini merupakan kombinasi media gambar yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Inpres 2 Wanagading pada pelajaran IPS dengan materi gejala-gejala alam. Desain yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model PTK yang dikemukakan oleh Kemmis dan Mc. Targgart yang terbagi dalam 4 tahap yaitu: 1. Perencanaan, 2. Pelaksanaan tindakan, 3. Pengamatan/observasi, 4. Refleksi.jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Pelaksanaan ini dilaksanakan sebanyak dua siklus dan masing-masing dua tindakan/pertemuan. Pada tindakan pertama siklus I hasil persentase aktivitas guru mencapai 59,3% dan tindakan ke II mencapai 68,7% berada dalam kategori baik. Sedangkan hasil persentase aktivitas siswa pada tindakan pertama siklus I mencapai 53,1% dan tindakan ke II mencapai 62,5% berada dalam kategori baik. Pada hasil evaluasi tindakan pertama siklus I nilai rata-rata mencapai 6,0 ini di kategorikan belum berhasil. Pada tindakan kedua nilai rata-rata mencapai 6,3 ini  dikategorikan sudah cukup. Pada tindakan ke II hasil persentase aktivitas guru mencapai 81.2%dan tindakan ke dua mencapai 90,6%  berada dalam kategori sangat baik. Sedangkan hasil persentase aktivitas siswa pada pertemuan pertama tindakan pertama mencapai 81,2% dan tindakan ke dua mencapai 90,6% berada dalam kategori sangat baik. Pada hasil evaluasi tindakan pertama siklus II nilai rata-rata mencapai 7,7 dan tindakan ke dua mencapai 8,4 berada dalam kategori sangat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa SD Inpres 2 Wanagading kelas IV meningkat melalui model pembelajaran interaktif berbantuan media gambar.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Interaktif Berbantuan Media Gambar pada Mata Pelajaran IPS Kelas IV SD Inpres 2 Wanagading Partijo, Mohamad
Jurnal Kreatif Online Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Jurnal Kreatif Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.449 KB)

Abstract

Permasalahan utama adalah rendahnya hasil belajar siswa di kelas IV SD Inpres 2 Wanagading, pada pembelajaran IPS dengan materi gejala-gejala alam. Sehubungan dengan hal tersebut, maka penelitian ini dipilih dan di terapkan. Model pembelajaran ini merupakan kombinasi media gambar yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Inpres 2 Wanagading pada pelajaran IPS dengan materi gejala-gejala alam. Desain yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model PTK yang dikemukakan oleh Kemmis dan Mc. Targgart yang terbagi dalam 4 tahap yaitu: 1. Perencanaan, 2. Pelaksanaan tindakan, 3. Pengamatan/observasi, 4. Refleksi.jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Pelaksanaan ini dilaksanakan sebanyak dua siklus dan masing-masing dua tindakan/pertemuan. Pada tindakan pertama siklus I hasil persentase aktivitas guru mencapai 59,3% dan tindakan ke II mencapai 68,7% berada dalam kategori baik. Sedangkan hasil persentase aktivitas siswa pada tindakan pertama siklus I mencapai 53,1% dan tindakan ke II mencapai 62,5% berada dalam kategori baik. Pada hasil evaluasi tindakan pertama siklus I nilai rata-rata mencapai 6,0 ini di kategorikan belum berhasil. Pada tindakan kedua nilai rata-rata mencapai 6,3 ini  dikategorikan sudah cukup. Pada tindakan ke II hasil persentase aktivitas guru mencapai 81.2%dan tindakan ke dua mencapai 90,6%  berada dalam kategori sangat baik. Sedangkan hasil persentase aktivitas siswa pada pertemuan pertama tindakan pertama mencapai 81,2% dan tindakan ke dua mencapai 90,6% berada dalam kategori sangat baik. Pada hasil evaluasi tindakan pertama siklus II nilai rata-rata mencapai 7,7 dan tindakan ke dua mencapai 8,4 berada dalam kategori sangat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa SD Inpres 2 Wanagading kelas IV meningkat melalui model pembelajaran interaktif berbantuan media gambar.