Wartono Hadie
Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan Budi Daya, BALITBANG KP

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas strain ikan nila srikandi (Oreochromis niloticus) dalam perbenihan skala massal [The effectiveness of nile tilapia (Oreochromis niloticus) Srikandi strain for mass seed production] Lies Emmawati Hadie; R. R. Sri Pudji Sinarni Dewi; Wartono Hadie
Jurnal Iktiologi Indonesia Vol 13 No 1 (2013): Juni 2013
Publisher : Masyarakat Iktiologi Indonesia (Indonesian Ichthyological Society)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32491/jii.v13i1.108

Abstract

Srikandi nile tilapia is a superior strain of fish that has been release by the Ministry of Marine and Fisheries in 2012. The fish has a competitive advantage because it has the best growth performance in the 10-30 ppt salinity compared to other strains of tilapia fish. This study aimed to determine the effectiveness of fish in germination of nile tilapia srikandi mass scale. Research was conducted at the fish breeding center of Pangkah, Jati Kidul hamlet, Tegal regency. Broodstocks spawning was carried out in permanent ponds measuring 300 m2 and fish larvae were rearing in semipermanent ponds measuring 28 m2. Spawning design implemented with the ratio 1:2 for male and female. Larval rearing cycle lasts for 45 days. The research was conducted in eight cycles. nile tilapia GIFT were collected and used as a standard in the mass production of seed. The result showed that the broodstock of Nile tilapia srikandi has the high effectiveness. Indications of genetic characters of nile tilapia srikandi namely Ne was reach 160, NEF of 159.52 and inbreeding level in the same generation was 0.003%. Abstrak Ikan nila srikandi merupakan jenis strain ikan unggul yang telah dirilis oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan pada tahun 2012. Ikan tersebut memiliki keunggulan kompetitif karena memiliki performa pertumbuhan terbaik pada salini-tas 10-30 ppt dibandingkan strain ikan nila lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas ikan nila srikandi dalam perbenihan skala massal. Penelitian dilakukan di Balai Benih Ikan Pangkah, Dukuh Jati Kidul, Kabupaten Tegal. Pemijahan induk dilakukan pada kolam permanen berukuran 300 m2 dan pemeliharaan larva ikan nila srikandi dilakukan di kolam semi permanen berukuran 28 m2. Desain pemijahan dilaksanakan dengan rasio 1:2 untuk induk jantan dan betina. Siklus pemeliharaan larva berlangsung selama 45 hari. Penelitian dilakukan dalam delapan siklus. Koleksi ikan nila GIFT digunakan sebagai pembanding dalam produksi benih secara massal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa induk nila srikandi memperlihatkan efektivitas yang tinggi. Indikasi karakter genetik induk nila srikandi yaitu Ne mencapai 160, NeF sebesar 159,52 dan tingkat perkawinan sekerabat dalam satu generasi sebesar 0,003 %.
Efektivitas persilangan dalam peningkatan produktivitas ikan patin melalui hibridisasi antar spesies [The effectivity of crossbreeding to improve productivity of catfish through interspecific hybridization] Wartono Hadie; Evi Tahapari; Lies Emmawati Hadie; Sularto Sularto
Jurnal Iktiologi Indonesia Vol 10 No 2 (2010): Desember 2010
Publisher : Masyarakat Iktiologi Indonesia (Indonesian Ichthyological Society)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32491/jii.v10i2.169

Abstract

This research was aimed to evaluate the heterosis value of hybrid of Pangasionodon hypophthalmus and Pangasius nasutus. The test of fish was produced by full sibs crossing between them. The breeding technique was conducted by induce breeding. The fingerlings of fish were reared on the earthern ponds for six months. Result of this research indicated that the hybrid from the cross is overdominan compared than parents stock. Traits of standard length, weight, and survival rate was significantly different (P<0.05) compared than the mean of the parent. Heterosis representing excellence from both parent stocked up to 22.44%. Hybrid between P. hypophthalmus and P. nasutus as new type can be developed to increase productivity of catfish in supporting national production of fish culture. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi nilai heterosis dari hibrida perkawinan silang antara ikan patin siam (Pangasionodon hypophthalmus) dan patin nasutus (Pangasius nasutus). Perkawinan dilakukan secara full sibs untuk mendapatkan ikan uji. Perkawinan dilakukan dengan teknik pijah rangsang. Pemeliharaan benih ikan hingga berumur enam bulan dilakukan di kolam. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan tiga perlakuan dan lima kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hibrida dari persilangan tersebut ternyata overdominan dibandingkan kedua tetuanya. Karakter pan-jang baku, bobot, dan sintasan berbeda nyata dengan rataan kedua induknya (P<0,05). Heterosis yang me-rupakan keunggulan dari kedua tetuanya mencapai 22,44%. Hibrida antara ikan patin siam dan nasutus sebagai jenis baru dapat dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas ikan catfish dalam mendukung pro-duksi perikanan budi daya secara nasional.