Lenny S. Syafei
urusan Penyuluhan Perikanan, Sekolah Tinggi Perikanan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perubahan ontogenetik makanan ikan kurisi, Nemipterus hexodon (Famili: Nemipteridae) di Teluk Kendari [Ontogenic shift in the diet of ornate threadfin bream, Nemipterus hexodon (Family Nemipteridae) in Kendari Bay] Asriyana Asriyana; Lenny S. Syafei
Jurnal Iktiologi Indonesia Vol 12 No 1 (2012): Juni 2012
Publisher : Masyarakat Iktiologi Indonesia (Indonesian Ichthyological Society)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32491/jii.v12i1.129

Abstract

The present study aimed to analyze ontogenetic shift in the diet of ornate threadfin bream related to body size and season in Kendari Bay. Monthly sampling was conducted from August 2009 to July 2010. Fish were caught using experimental gillnets with mesh sizes of %,1, 1%, 1% inch) and push nets (1 m diameter, 0.04 inch mesh). Stomach content analysis was determined using index of preponderance. A total of 67 individual fish were caught with range from 46-230 mm in length and 2.2-185.5 in weight. The fish were grouped into three groups that is small size (46-110 mm), middle (110.1-170 mm); and big (170.1-230 mm). The gut contents showed an ontogenetic shift in diet with an increase in length, small size feeds phytoplankton Thallasiothrix; whereas, middle and big sizes tend to consume Stolephorus commersonii. Moreover, ornate threadfin bream also showed the seasonal diet shift. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk memaparkan perubahan makanan ikan kurisi berdasarkan ukuran dan musim. Pengambilan contoh dilakukan sekali sebulan dari bulan Agustus 2009 sampai Juli 2010, dengan jaring insang percobaan berukuran mata jaring %, 1, 1%, 1% inci dan alat seser (garis tengah 1 m dan ukuran mata jaring 0,04 inci). Analisis makanan menggunakan metode indeks bagian terbesar. Jumlah ikan yang terkumpul sebanyak 67 ekor dengan kisaran panjang total antara 46-230 mm dan kisaran bobot antara 2,2-185,5 g. Ikan dikelompokkan ke dalam tiga ukuran yaitu ukuran kecil (46-110 mm), sedang (110,1-170 mm), dan besar (170,1-230 mm). Hasil analisis menunjukkan bahwa menu makanan ikan kurisi berganti seiring dengan perubahan ukuran tubuh. Ikan kurisi berukuran kecil menyukai fitoplankton, Thallasiothrix; kemudian ketika tumbuh membesar (kelompok sedang dan besar), cenderung mengkonsumsi ikan teri (Stolephorus commersonii). Lebih lanjut ditemukan bahwa terjadi perubahan jenis makanan ikan kurisi berdasarkan musim.