Tutik Kadarini
Instalasi Penelitian Perikanan Air Tawar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PADAT PENEBARAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SINTASAN DEDERAN IKAN NILA GIFT (Oreochromis niloticus) DI KOLAM [Effect of Stocking Density on Growth and Survival Rates of Oreochromis niloticus in the Pond] Pawartining Yuliati; Tutik Kadarini; Rusmaedi Rusmaedi; Siti Subandiyah
Jurnal Iktiologi Indonesia Vol 3 No 2 (2003): Desember 2003
Publisher : Masyarakat Iktiologi Indonesia (Indonesian Ichthyological Society)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32491/jii.v3i2.259

Abstract

An experiment was conducted to know the effect of stocking density on growth and survival rates of Oreochromis niloticus for eight weeks at the Installation of Research Institute for Inland Fisheries, Depok (West Java). Twelve sheets of 1 x 1 m rearing nets were fixed at 60-70 cm height from the base of pond. Oreochromis niloticus, avereg the initial weight of fish was 2.85 g and reared, were reared at 50, 100, 150 or 200 fish/m2 with three replication in completely randomized design. Each fish results showed that stocking density influenced individual liveweight, and growth and survival rates (P<0.05). The optimum density was 100 fish/m2 with final liveweight of 13.22 g, growth rate of 10.42 g and survival rate of 95.67 %.AbstrakPenelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh padat penebaran terhadap pertumbuhan dan sintasan ikan nila Gift (Oreochromis niloticus), dilakukan di Instalasi Penelitian Perikanan Air Tawar, Depok (Jawa Barat) selama delapan minggu. Wadah yang digunakan berupa jaring ukuran 1 x 1 m sebanyak 12 buah yang dipasang di kolam dengan ketinggian air sekitar 60-70 cm. Ikan uji adalah ikan nila dengan bobot awal rata-rata 2,85 g/ekor. Digunakan rancangan acak lengkap dengan padat penebaran 50, 100, 150 dan 200 ekor/m2, masing-masing diulang tiga kali. Jenis pakan berupa pelet komersial mengandung 27 % protein diberikan sebanyak 5 % dari bobot biomasa per hari dengan frekuensi dua kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa padat penebaran berpengaruh terhadap bobot mutlak individu, laju pertumbuhan dan sintasan (P<0,05). Padat penebaran optimal adalah 100 ekor/ m2 dengan bobot mtlak rata-rata individu sebesar 13,22 g, pertambahan berat 10,42 g dan sintasan 95,67 %.