Abd. Majid Abror
Institut Agama Islam Faqih Asyari (IAIFA) Kediri

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Metode Yanbu’a dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an di Pondok Pesantren Hidayatul Mustaqim Desa Bulusari Kediri Warsono; Abd. Majid Abror
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Desa (JPMD) Vol 1 No 1 (2020): JPMD
Publisher : LP3M IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1236.17 KB)

Abstract

Penanaman kemampuan membaca Huruf Hijaiyah merupakan suatu hal yang sudah lazim bagi Taman Pendidikan Al-Qur’an. Masalah pokok yang sering dihadapi oleh santri Pon. Pes. Hidayatul Mustaqim di wilayah kecamatan Tarokan adalah metode yang digunakan dalam kemampuan membaca huruf hijaiyah. Latar belakang dari pada penulisan ini adalah ditemukan para santri yang mengikuti proses pembelajaran mengaji di Pon. Pes. Hidayatul Mustaqim di wilayah kecamatan Tarokan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bersifat kualitatif, dengan mengambil lokasi di Pon. Pes. Hidayatul Mustaqim di wilayah kecamatan Tarokan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi, analisis data dilakukan dengan memberikan makna terhadap data yang berhasil dikumpulkan dan dari makna itu ditarik kesimpulan. Hasil dari penerapan metode yanbu’a menunjukan peningkatan signifikan yaitu pada kemampuan membaca yang awalnya 40% naik menjadi 57% pada siklus I dan menjadi 75% pada Siklus II. Dengan demikian metode yanbu’a dapat menanamkan kemampuan membaca huruf hijaiyah pada santri di Pon. Pes. Hidayatul Mustaqim di wilayah kecamatan Tarokan.
Pendampingan Pendalaman Makharij Al-Huruf bagi Santri Pondok Pesantren Hidayatul Mustaqim Bulusari Tarokan Kediri Nur Khozin; Abd. Majid Abror
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Desa (JPMD) Vol 1 No 1 (2020): JPMD
Publisher : LP3M IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1186.43 KB)

Abstract

Dalam membaca Al- Qur’an tentu kita harus memperhatikan bagaimana cara membaca Al-Qur’an yang baik dan benar sesuai dengan bacaan Rasulullah. Secara singkat tentang proses kegiatan membaca terkait dengan (1) pengenalan huruf, (2) bunyi dari huruf, (3) makna atau maksud, (4) pemahaman terhadap makna atau maksud berdasarkan konteks wacana. Pembelajaran dengan menggunakan metode-metode yang berbasis pada meningkatkan kemampuan membaca al-Qur’an yang baik dan benar sesuai dengan kaidah tajwid dan makharij al-huruf. Peneliti telah berhasil mengkomunikasikan perencanaan dan pelaksanaan program “program pendalaman makharij al-huruf” dengan dewan Asatidz Pon. Pes. Hidayatul Mustaqim sehingga kegiatan berlangsung dengan baik dan sukses.
Edukasi Ilmu Tajwid Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Quran Santri Pondok Pesantren Hidayatul Mustaqim Bulusari Tarokan Kediri Muh. Fatihuddin; Abd. Majid Abror
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Desa (JPMD) Vol 1 No 3 (2020): JPDM
Publisher : LP3M IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1385.258 KB)

Abstract

Understanding tajwid science is one of the components for Santri in reading the Quran. Understand the laws of reading in the science of tajwid, such as the law of reading nun breadfruit and tanwin, the law of mim breadfruit, mad law and the nature of letters which is creteria in reading the Quran. Tajwid science is the science of how to read the Qur'an precisely, namely by making a letter sound from its origin (makhraj), in accordance with the character of the sound (s}ifat) and the consequences of the nature of the letter, knowing where to stop (waqaf) and where to start reading again (ibtida'). The law of studying tajwid science is fard}u kifayah, but applying tajwid science to the recitation of the Qur'an the law becomes fard}u 'ain for male Muslims and women. In observations conducted in Madrasah Diniyah Wustho Hidayatul Mustaqim Dusun Bulusari Village Bulusari District Tarokan Kediri Regency, the author found some problems including about the understanding of tajwid science some low Santri and lack of practice of reading the Quran that affects the ability to read the Quran Santri. Based on this, the author conducted research on Santri class IX Madrasah Diniyah Wustho Hidayatul Mustaqim which is located in the pondok Pesantren Hidayatul Mustaqim Foundation with the aim to improve Santri's ability to read the Quran by learning tajwid science.