Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISA TINGKAT KESEHATAN BANK SYARIAH Diana Marlyna, S.E., M.S.Ak.
TECHNOBIZ : International Journal of Business Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/tb.v1i1.202

Abstract

Perbankan di Indonesia memiliki dua sistem yaitu perbankan dengan sistem konvensional dan perbankan dengan sistem syariah. Pentingnya perbankan bagi perekonomian, di Indonesia perbankan diatur dan diawasi oleh Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). BI dan OJK dapat berkoordinasi dalam pengaturan dan pengawasan perbankan (UU No 21, 2011, pasal 39). Penilaian kesehatan bagi perbankan syariah diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.8/POJK.03/2014 yaitu penilaian dengan menggunakan indikator Profil Risiko (Risk Profile), Good Corporate Governance (GCG), Rentabilitas (Earning), dan Permodalan (Capital).Penelitian ini menganalisis kesehatan Bank Central Asia Syariah,  Bank Muamalat, Bank Negara Indonesia Syariah, Bank Rakyat Indonesia Syariah, dan Bank Syariah Bukopin dengan metode RGEC (Risk Profile, GCG, Earning, Capital), namun tidak menggunakan faktor GCG karena keterbatasan data yang harus diolah dalam faktor GCG meliputi data kuisioner terhadap pihak stakeholder bank. Secara umum kinerja keuangan bank syariah tahun 2012-2016 adalah sehat, bahkan beberapa sangat sehat. Untuk penelitian selanjutnya dapat mengikutsertakan factor Good Corporate Governance (GCG) dengan menyebarkan kuesioner.