Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Teknik Penyimpanan Kriopreservasi Pada Biakan Agrobacterium Tumefaciens : Bahan Penelitian Di Laboratorium Terpadu Dan Sentra Inovasi Teknologi Universitas Jember Purnama Okviandari
Jurnal Teknologi dan Manajemen Pengelolaan Laboratorium Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Teknologi Dan Manajemen Pengelolaan Laboratorium (Temapela)
Publisher : Labor Dasar dan Sentral Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.358 KB) | DOI: 10.25077/temapela.2.2.97-101.2019

Abstract

Abstrak Teknik Penyimpanan Krioproservasi Biakan Agrobacterium tumefaciens : Bahan Penelitian di Laboratorium Terpadu dan Sentra Inovasi Teknologi Universitas Jember. Penelitian merupakan kegiatan yang memerlukan bahan yang berkualitas, salah satu cara menjaga kualitas bahan dengan tehnik penyimpanan yang baik. Pemilihan penggunaan tehnik kriopreservasi pada penelitian ini bertujuan menjaga viabilitas bakteri dalam jangka waktu tertentu. Teknik kriopreservasi yang digunakan disesuaikan dengan ketersediaan alat pendingin yang ada. Diharapkan dengan penggunaan tehnik kriopreservasi dapat meningkatkan efiisiensi dan viabilitas sel dalam jangka waktu enam bulan penyimpanan. Penelitian dilakukan di laboratorium Biologi Molekul dan Bioteknologi menggunakan Agrobacterium tumefaciens strain GV yang sudah terinsersi gen SPS dalam plasmid pKYS (GVpKYS SPS). Bakteri ditumbuhkan pada media yeast, peptone NaCL dengan penambahan antibiotik 100 ppm rifampisin, 12,5 ppm gentamisin dan 50 ppm kanamisin. Dalam biakan bakteri ditambahkan 15% gliserol sebagai kreoprotektan, kemudian dilakukan pembekuan menggunakan nitrogen cair (-196 °C) dan disimpan selama 6 bulan pada suhu dingin. Analisa yang dilakukan adalah uji viabilitas bakteri dan stabilitas genetik diawal dan akhir masa simpan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menyiapkan bahan penelitian yang berkulaitas dan memberikan informasi teknik penyimpanan dingin yang baik dan effisien pada biakan A. tumefaciens khususnya dan bakteri lain pada umumnya. Abstrac Cryoproservation Storage Technique for Agrobacterium tumefaciens Culture : Research Material in Center for Devolepment of Advance Science and Technology (CDAST) University of Jember. This research has tole requires quality materials, one of the way to maintain the quality of materials with good storage techniques. Choosing cryopreservation techniques in this study aims to maintain viability of bacteria in a certain period of time. The cryopreservation technique used is adjusted to the availability of existing cooling devices. It is expected that the use of cryopreservation techniques can improve efficiency and viability of cell within six months of storage. The research was conducted in the Molecular Biology and Biotechnology laboratory using Agrobacterium tumefaciens strain GV which was inserted into the SPS gene in plasmid pKYS (GVpKYS SPS). The bacteria are grown on the yeast, NaCL, peptone media. with the addition of 100 ppm antibiotic rifampicin, 12.5 ppm gentamicin and 50 ppm kanamycin. In culture the bacteria added 15% glycerol for cryoprotectant, then it is freezeed using liquid nitrogen (-196 °C) and stored for 6 months in cold temperatures. The analysis carried out was a viability of bacterial test and genetic stability at the beginning and end of the shelf life. The results of this study are expected to be able to prepare quality research materials and provide information on good and efficient cold storage techniques in particular culture of A. tumefaciens and other bacteria.
Optimasi Metode Tranformasi Gen Sucrose Phosphat Synthase (SPS) pada Tanaman Tomat (Lycopersicon esculentum) dengan Bantuan Agrobacterium tumefaciens Purnama Okviandari
Indonesian Journal of Laboratory Vol 1 No 3 Tahun 2019
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v1i3.48720

Abstract

Metode transformasi gen adalah cara mentranfer gen ke tanaman dengan tujuan tertentu yang dapat dilakukan secara alami dan buatan, dalam penelitian ini dilakukan secara alami dengan bantuan Agrobacterium tumefaciens.  Didalam proses transformasi banyak faktor teknis yang mendukung keberhasilan tertransfernya gen. Oleh karena itu pada peneltian  Optimasi Metode Transformasi gen Sucrose  Phosphat  Synthase (SPS) pada Tanaman Tomat  (Lycopersicon esculentum) dengan bantuan Agrobacterium tumefaciens ini bertujuan mengoptimalkan faktor-faktor yang mendukung transformasi gen secara alami dengan menggunakan  Agrobacterium tumefaciens strain LBA 4404 yang mengandung konstrak gen SPS1 dari tanaman tebu, dikendalikan oleh promotor CaMV35S dan gen NPT II sebagai marker ketahanan terhadap kanamisin. Dalam penelitian ini dilakukan optimalisasi  penggunaan metode penelitian mulai penggunaan eksplan kotiledon, proses transformasi, kokultivasi,regenerasi, seleksi tanaman potatif transforman, aklimatisasi dan analisa DNA genom dengan harapan mendapatkan tanaman  putatif  transforman dengan persentase tinggi.  Metode transformasi gen yang diperoleh akan mendukung  kegiatan penelitian  transformasi gen di UPT Laboratorium Terpabu dan Sentra Inovasi Universitas Jember dan di laboratorium lain yang memerlukannya.