Aris Naeni Dwiyanti
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

STUDI OBSERVASIONAL TENTANG HAKIKAT IPAS DALAM PRAKTIK PEMBELAJARAN IPAS DI SEKOLAH DASAR: Studi pada siswa Kelas III Sd Negeri 04 Dondong Athi Hamda Haniifa; Kurnia Rani Ardiningrum; Liyuhda Akmaludin Fakhri; Auralya Lintang Azlani; Sarla Kinanti Ayuningtyas; Uzlati Hasbiya Novaria; Aris Naeni Dwiyanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.57091

Abstract

This study aims to explain how Integrated Natural and Social Sciences (IPAS) is implemented in the elementary school curriculum. IPAS consists of three main components: product, process, and scientific attitude. A qualitative observational approach was employed in this study. Data were collected through direct observation of the IPAS learning process in the classroom, supported by field notes and documentation. Based on the research findings, IPAS learning in elementary schools has not yet reflected the three essential components of IPAS in a balanced manner. The delivery of learning materials by teachers indicates a greater emphasis on the product aspect. On the other hand, the process and scientific attitude aspects have not been optimally developed due to the lack of experiments, discussions, and activities aimed at fostering students’ curiosity. Therefore, it can be concluded that improving the quality of IPAS learning is necessary by placing greater emphasis on students’ active involvement in scientific processes and the development of scientific attitudes. Consequently, IPAS learning is expected to become more meaningful and contribute to the improvement of students’ overall competencies.
ANALISIS LEGENDA RAWA PENING SEBAGAI SUMBER BELAJAR IPA DI SEKOLAH DASAR Faida Nurul Karomah; Syarifah Nirmala Kuntum; Agustina Nur Mardianti; Devi Shafia Ningsih; Umi Latifah; Aris Naeni dwiyanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 2 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i2.57647

Abstract

This study aims to analyze the folklore of the rawa pening legend as a science learning resource in elementary school. folklore was chosen because it contains local cultural values topics, especially living things,ecosystems, environmental changes, and the formation of lakes or swamps. this study used a qualitative approach with a descriptive analytical method through literatu study and content analysis of the story. the results show that the rawa pening legend can be used as a contextual and interesting science learning medium of elementary students. in the elementary with question-and-answer activities,idenfication of science concepts in the story, group discussions, and simple assignments. these activities help students understand science concepts more mearningfully while also developing learning motivation, critical thinking skills,and appreciation of local wisdom ,therefore, the rawa pening legend is suitable as an alternative learning resource in elementary science education.
PENGARUH HASIL BELAJAR IPA MATERI BUNYI MELALUI MODEL INKLUIRI TERBIMBING BERBASIS ETNOSAINS KENTHONGAN PADA SISWA KELAS V SDN KELENG 01 Sima Gendis Pradina; Uli Nur Baeti; Dani Syahiran; Ovi Nur Baytin; Nur Fitriana Sri Pangestu; Halimatus Sa’adah; Aris Naeni Dwiyanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.57692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis etnosains kenthongan terhadap hasil belajar sains topik suara di kalangan siswa kelas 5 SD Keleng 01. Penelitian ini dimotivasi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep suara dan terbatasnya integrasi kearifan budaya lokal dalam pembelajaran sains. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimental dengan desain pretest-posttest satu kelompok. Sampel terdiri dari 13 siswa kelas 5 SD Keleng 01. Instrumen penelitian berupa tes prestasi sains topik suara yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis menggunakan uji t berpasangan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada hasil belajar sains siswa setelah penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis etnosains kenthongan. Integrasi budaya lokal melalui kenthongan membantu siswa memahami konsep suara secara lebih konkret dan bermakna. Oleh karena itu, model pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing yang berlandaskan etnosains kenthongan memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar sains pada topik suara di kalangan siswa kelas lima SDN Keleng 01.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPAS MELALUI PENERAPAN MODEL GROUP INVESTIGATION PADA MATERI KERAGAMAN BUDAYA DAN KEARIFAN LOKAL DI KELAS IV SD NEGERI 01 WELAHAN TAHUN AJARAN 2025 / 2026 Brilian Bagus Pramudya; Naura Giska Syafa Ramadhani; Nur Annisa, Khofifah; Fajar Hidayatulloh; Fahmi Nur Rohman; Aris Naeni Dwiyanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Posted
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.58963

Abstract

Upaya Meningkatkan Hasil Pembelajaran Menggunakan Model Group Investigation Mata Pelajaran IPAS Siswa Kelas IV SD Negeri 01 Welahan Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas IV SD Negeri 01 Welahan. Hal ini disebabkan oleh dominasi metode ceramah yang membuat siswa kurang terlibat aktif dalam proses penemuan konsep. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPAS melalui penerapan model pembelajaran Group Investigation (GI). Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 01 Welahan tahun ajaran 2025/2026 yang berjumlah 37 siswa. Instrumen pengumpulan data meliputi tes evaluasi hasil belajar, lembar observasi aktivitas siswa, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Group Investigation secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan Peningkatan Ketuntasan Klasikal Pada kondisi awal (Pra Siklus) hanya sebesar 80%, meningkat menjadi 90% pada Siklus I, dan mencapai 95% pada Siklus II. Peningkatan Aktivitas Siswa: Siswa menjadi lebih aktif dalam berkolaborasi, melakukan investigasi mandiri, dan berani mempresentasikan hasil diskusi kelompok. Simpulan dari penelitian ini adalah model Group Investigation efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 01 Welahan. Model ini disarankan bagi pendidik sebagai alternatif untuk menciptakan suasana kelas yang kooperatif dan berbasis inkuiri. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Group Investigation efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 01 Welahan.