Ni Wayan Sri Yasmini
SMP Negeri 1 Selemadeg

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi satua bali dalam konseling postmodern untuk meminimalisasi perilaku bullying siswa Ni Wayan Sri Yasmini
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 1 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.804 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4003860

Abstract

Bullying behavior is a serious problem that occurs in almost every school in Indonesia, including in SMP Negeri 1 Selemadeg. This must be addressed immediately so that things do not interfere with the learning process and the psychological atmosphere of students in school. One strategy that can be done to overcome this is by strengthening counseling guidance services through postmodern counseling approaches from the perspective of Nangun Sat Kertih Loka Bali, namely Satua Bali-based counseling services. This best practice research with an experimental approach was carried out in semester 1 of the 2019/2020 academic year in class IX of Selemadeg 1 Public Middle School, which was spread into 5 classes with a total of 158 students. Two classes were randomly selected as an experimental group and one class as a control group. Data collection before treatment using document recording and after treatment using observations made by BK teachers. The treatment was carried out twice in each of the experimental classes, once with online counseling and once again with face-to-face counseling. The results showed that for 1 month after treatment, there was a decrease in cases of bullying in the experimental class to 94%, while in the control group bullying cases remained the same as before. Thus it can be concluded that Satua Bali which is integrated in postmodern counseling services is very effective in minimizing student bullying behavior.   Perilaku bullying merupakan permasalahan serius yang terjadi hampir di setiap sekolah di Indonesia termasuk di SMP Negeri 1 Selemadeg. Hal ini harus segera ditanggulangi agar tidak terjadi hal-hal yang mengganggu proses belajar mengajar dan suasana psikologis siswa di sekolah. Salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk menanggulanginya adalah dengan memperkuat layanan bimbingan konseling melalui pendekatan konseling postmodern perspektif Nangun Sat Kertih Loka Bali yaitu layanan konseling berbasis Satua Bali. Penelitian best practice dengan pendekatan eksperimen ini dilaksanakan pada semester 1 tahun pelajaran 2019/2020 di kelas IX SMP Negeri 1 Selemadeg, yang tersebar ke dalam 5 kelas dengan jumlah 158 orang siswa. Dua kelas dipilih secara acak sebagai kelompok eksperimen dan satu kelas sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data sebelum perlakuan menggunakan pencatatan dokumen dan setelah perlakuan menggunakan pengamatan yang dilakukan oleh guru BK. Perlakuan dilaksanakan dua kali pada masing-masing kelas eksperimen, sekali dengan konseling online dan sekali lagi dengan konseling tatap muka. Hasil penelitian menunjukan bahwa selama 1 bulan setelah perlakuan, terjadi penurunan kasus bullying di kelas eksperimen sampai 94 %, sementara pada kelompok control kasus bullying masih tetap seperti semula. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Satua Bali yang diintegrasikan dalam layanan konseling postmodern sangat efektif untuk meminimalisasi prilaku bullying siswa.
Meningkatkan motivasi belajar siswa melalui layanan bimbingan COVID berbasis ZOZIZZ Ni Wayan Sri Yasmini
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 2 No. 1 (2021): May 2021
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.022 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4781863

Abstract

The background for this best practice writing is the low learning motivation of grade IX students at SMP Negeri 1 Selemadeg during the Covid-19 pandemic. Students are indifferent to assignments in google classroom, are not disciplined in doing assignments, cheating on friends' assignments and complaining of boredom studying online. The strategy to improve student learning motivation is with the ZOZIZZ-based COVID guidance service, which is an acronym for the Counseling Online guidance service with Zoom and Quizizz-based Video Conferences. The subjects were 23 students of class IX C. The data collection technique uses a learning motivation questionnaire and the results of the evaluation of the implementation of counseling guidance services using google form. Data analysis by comparing the results of the pretest and posttest of the student learning motivation questionnaire. The data processing technique is done descriptively through data reduction, data presentation and conclusion drawing. The steps / strategies in problem solving are service planning, implementation, evaluation and reflection. The result was an increase in the learning motivation of class IX C students after providing ZOZIZZ-based COVID guidance services, namely from the previous 13% low category, 70% medium category and only 17% who had high learning motivation to 90% class IX C students had learning motivation category very high. So it can be concluded that the ZOZIZZ-based COVID guidance service is effective in increasing student learning motivation during the Covid-19 pandemic. Latar belakang penulisan best practice ini adalah mulai rendahnya motivasi belajar siswa kelas IX SMP Negeri 1 Selemadeg di masa pandemi covid-19. Siswa acuh dengan tugas-tugas di google classroom, tidak disiplin dalam mengerjakan tugas, menyontek tugas teman serta mengeluh bosan belajar online. Strategi untuk meningkatkan kembali motivasi belajar siswa adalah dengan layanan bimbingan COVID berbasis ZOZIZZ yaitu akronim dari layanan bimbingan Counseling Online dengan Video Conference berbasis Zoom dan Quizizz. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX C yang berjumlah 23 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner motivasi belajar dan hasil evaluasi pelaksanaan layanan bimbingan konseling dengan google form. Analisis data dengan membandingkan hasil pretest dan post test kuesioner motivasi belajar siswa. Teknik pengolahan data dilakukan secara deskritif melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Langkah-langkah/strategi dalam penyelesaian masalah adalah perencanaan layanan, pelaksanan, evaluasi dan refleksi. Hasilnya terjadi peningkatan motivasi belajar siswa kelas IXC setelah pemberian layanan bimbingan COVID berbasis ZOZIZZ yaitu dari sebelumnya 13% kategori rendah, 70% kategori sedang dan hanya 17% yang mempunyai motivasi belajar tinggi menjadi 90% siswa kelas IX C memiliki motivasi belajar dengan kategori sangat tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan COVID berbasis ZOZIZZ efektif meningkatkan motivasi belajar siswa di masa pandemic covid-19.