Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Development of Web-based Matrix Operations Calculation as a Learning Media Harya Bima Dirgantara; Tedi Lesmana Marselino
IJNMT (International Journal of New Media Technology) Vol 4 No 2 (2017): IJNMT (International Journal of New Media Technology)
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2497.282 KB) | DOI: 10.31937/ijnmt.v4i2.631

Abstract

This study aims to build a web-based matrix operations calculation that can be used for students as learning media. There are some students having difficulties to learning matrix. Some of the difficulties are limited alternative learning media, they only study from books or presentation slide. These media are not interactive. This learning media is built using prototyping model process. The stages of prototyping model process are communication, quick plan, modelling quick design, construction, and deployment. The result of this study is a web-based matrix operations calculation that has feature to calculate addition, subtraction, multiplication, determinant, and transpose matrix.
A Prototype of Web-based Picture Cards Matching Video Game for Memory Improvement Training Harya Bima Dirgantara; Henri Septanto
IJNMT (International Journal of New Media Technology) Vol 8 No 1 (2021): IJNMT (International Journal of New Media Technology)
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31937/ijnmt.v8i1.1730

Abstract

This study aims to design an action-arcade web-based picture card matching video game for memory improvement. Picture cards to be matched are animals that usually exist in zoos and farms, like monkey, cow, dog, pig, chicken, zebra, elephant, owl, and mouse. This research uses the prototyping process model with the communication stage, quick planning, modeling, construction, and launching. The results of this study are web-based video games for memory improvement training. From the results of the user experience testing, 68% of respondents informed that they felt it was easier to remember. Index Terms—video game; action-arcade; picture cards matching; prototyping; memory improvement training
Pelatihan Microsoft PowerPoint Tingkat Dasar untuk Guru-Guru SD Taruna Bakti Bandung Yulia Ery Kurniawati; Harya Bima Dirgantara; Yulius Denny Prabowo; Ester Lumba
Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM) Vol 1, No 2 (2020): Jurnal Karya untuk Masyarakat
Publisher : STARKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jkum.v1i2.395

Abstract

Kegiatan belajar mengajar selalu menjadi bagian dari pekerjaan seorang guru, media presentasi sebagai bahan ajar saat ini tidak hanya mengandalkan spidol dan kapur serta penjelasan dengan media suara langsung dari seorang guru. Pelatihan penggunaan Software Aplikasi Microsoft PowerPoint untuk menunjang pekerjaan para guru di sekolah sangat diperlukan, walaupun penggunaan spidol sebagai alat bantu masih diperlukan namun saat ini spidol atau alat tulis lain bukanlah satu-satunya perangkat yang diperlukan dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Kompetensi penggunaan software aplikasi untuk presentasi seperti Microsoft PowerPoint sangat diperlukan untuk menunjang pekerjaan guru di sekolah. Tujuan dari PkM ini adalah memberikan kemampuan kepada para guru untuk menyiapkan materi mengajar dalam bentuk multimedia menggunakan Microsoft PowerPoint sehingga meningkatkan kompetensi para guru dalam bidang presentasi dan penyampaian bahan ajar kepada para muridnya, selain itu kemampuan penggunaan Software Aplikasi PowerPoint ini juga bermanfaat untuk hal-hal diluar pengajaran, misalnya pada saat rapat di sekolah, pertemuan guru dan murid, presentasi kepada orang tua calon siswa dan mungkin dapat digunakan untuk keperluan lainnya. Kendala yang dihadapi adalah perangkat dalam pelatihan yaitu laptop peserta yang beragam dengan spesifikasi bervariasi sehingga tidak memiliki aplikasi dengan versi Microsoft Power Point yang sama. Kendala kedua adalah kemampuan dasar para peserta juga bervariasi sehingga kecepatan belajar tidak sama, sehingga perlu pendampingan khusus bagi peserta beberapa pelatihan yang kurang memiliki kemampuan dasar. Hasil dari pelatihan ini adalah para guru mendapatkan pengetahuan dan ketrampilan baru penggunaan Microsoft PowerPoint untuk membangun materi ajar multimedia.