This Author published in this journals
All Journal JURNAL ENGGANO
Ramli Ramli
Departemen Teknologi Hasil Perikanan Universitas Ibrahimy Situbondo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MERANCANG USAHA PENGOLAHAN PRODUK KELAUTAN DAN PERIKANAN UNTUK MENDUKUNG PESANTREN DALAM MENGHADAPI NEW NORMAL : PENDEKATAN SISTEM DINAMIK Ramli Ramli; Ismi Jasila
JURNAL ENGGANO Special Issue SEMINAR NASIONAL VIRTUAL
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jenggano.5.3.302-317

Abstract

Kementerian Agama telah membuat kebijakan tentang kegiatan Pesantren dalam menghadapi new normal. Salah satu kebijakannya adalah Pesantren dihimbau untuk menyediakan makanan sehat, aman dan bergizi seimbang bagi santri. Diantara produk pangan yang memiliki kandungan gizi yang baik adalah produk kelautan dan perikanan. Oleh karena itu dalam upaya penyediaan makanan sehat dan bergizi, pesantren dapat merancang usaha pengolahan produk kelautan dan perikanan. Rancangan usaha pengolahan produk kelautan dan perikanan selain dapat memberikan manfaat dalam penyediaan makanan sehat dan bergizi bagi santri juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi pesantren karena selama ini santri membeli aneka ragam makanan diluar pesantren. Namun begitu keberlangsungan usaha pengolahan produk kelautan dan perikanan di pesantren akan sangat dipengaruhi oleh ketersediaan sumberdaya manusia yang produktif, ketersediaan hasil kelautan dan perikanan sebagai bahan baku, manajemen produksi yang efisien dan produk olahan kelautan dan perikanan diterima dengan baik oleh pasar. Penelitian ini bertujuan merumuskan skenario kebijakan bagi Pesantren dalam merancang usaha pengolahan produk kelautan dan perikanan untuk menghadapi new normal. Metodologi penelitian yang dilakukan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan sistem dinamis. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, didapatkan hasil bahwa Rumusan skenario kebijakan bagi Pesantren dalam merancang usaha pengolahan produk kelautan dan perikanan untuk menghadapi new normal adalah 1) mempercepat waktu konversi pesanan agar pesanan secara cepat direspon menjadi sebuah permintaan definitif atau repeat order, 2) memperpanjang waktu persediaan dan meningkatkan produktivitas tenaga kerja agar persediaan dapat lebih cepat memenuhi target persediaan, 3) mempercepat jeda perubahan persediaan dan meningkatkan produktivitas tenaga kerja agar permintaan secara cepat dapat di penuhi, dan 4) meningkatkan produktivitas tenaga kerja untuk menurunkan kebutuhan tenaga kerja.Ministry of Religion has made a policy on the activities of Pesantren in the face of new normal. One of its policies is that Pesantren is encouraged to provide healthy, safe and nutritious food for santri. Among food products that have good nutritional content are marine and fishery products. Therefore, in the effort to provide healthy and nutritious food, pesantren can plan the business of marine and fisheries products processing. Planning theĀ  business of marine and fishery products processing in addition can provide benefits in the provision of healthy and nutritious food for santri can also provide economic benefits for the pesantren because during this time santri buy a variety of food outside the pesantren. However, the sustainability of the business of marine and fishery products processing in Pesantren will be strongly influenced by the availability of productive human resources, the availability of marine and fishery results as raw materials and marine and fishery products are well received by the market. This Research aims to provide an policy alternative for Pesantren in plan the business of marine and fishery products processing. The Research methodology done on this research is to use a dynamic system approach. Based on the research that has been conducted, obtained the results that the policy alternative to Pesantren in planning theĀ  business of marine and fishery products processing is 1) harmonize production with markets that include order-demand, inventory-inventory target and inventory-demand and 2) harmonize labour needs-availability labour