Kuncoro Budi Riyanto
FEB UM Metro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS MODAL KERJA PADA KOPERASI SERBA USAHA DI KOTA METRO Kuncoro Budi Riyanto
FIDUSIA : JURNAL KEUANGAN DAN PERBANKAN Vol 2, No 1 (2019): April
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (901.805 KB) | DOI: 10.24127/jf.v2i1.359

Abstract

Modal kerja merupakan suatu kekayaan yang digunakan untuk membelanjai perusahaan sehari-hari. Modal kerja biasanya berbentuk uang kas, piutang, persediaan barang yang kesemuanya itu masuk dalam struktur neraca aktiva lancar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi sumber modal kerja pada koperasi serba usaha jurai siwo pada tahun 2010 s/d 2014. Dan untuk mengetahui perubahan-perubahan yang terjadi pada posisi modal kerja pada tahun 2010 s/d 2014Berdasarkan hasil penelitian analisis laporan sumber dan penggunaan modal kerja pada KSU “JUSI” pada periode 2010-2011 mengalami kenaikan modal kerja sebesar Rp. 136.250.257,0. Pada periode 2011-2012 mengalami penurunan modal kerja sebesar Rp. 192.238.816,00. Pada periode 2012-2013 KSU “JUSI” mengalami penurunan modal kerja kembali sebesar Rp. 2.136.997.717,00. KSU “JUSI” pada periode 2013-2014 mengalami penurunan modal kerja sebesar Rp. 1.881.785.781,00. Berdasarkan analisis laporan sumber dan penggunaan modal kerja pada KSU “JUSI” perubahan-perubahan yang terjadi pada posisi modal kerja periode 2010-2011 yakni SHU Tahun 2011 sebesar Rp. 766.300.817,00  dan sumber modal yang terendah berasal dari berkurangnya simpanan pokok sebesar Rp. 1.195.000,00. Penggunaan modal kerja yang paling besar adalah penurunan SHU Tahun 2010 Rp. 729.873.299,00  dan disusul oleh pelunasan hutang BSM sebesar Rp. 931.791.904,00.Pada periode 2011-2012 sumber modal kerja berasal dari penjualan kendaraan sebesar Rp. 3.050.000,00 dan dari hasil operasi KSU “JUSI” sebesar Rp. 766.300.817,00 sumber modal yang utama berasal dari hutang pembiayaan BSM sebesar Rp. 1.095.141.093,00 . penggunaan modal kerja yang utama berasal dari kerugian SHU Tahun 2012 sebesar Rp. 786.558.737.Periode 2012-2013 sumber modal yang mendominasi adalah pelunasan hutang BSM sebesar Rp. 2.828.765.060,00 Penggunaan modal kerja yang terbesar berasal karena bertambahnya bangunan dan inventaris kantor sebesar Rp. 4.363.052.508,00 dan kerugian SHU Tahun 2013 sebesar Rp. 763.812.676,00. Pada periode tahun 2013-2014 sumber modal berasal dari pelunasan hutang BSM sebesar Rp. 2.463.154.171 sedangkan sumber modal yang terendah berasal dari berkurangnya aktiva lain-lain sebesar Rp. 8.337.499,00. Penggunaan modal yang terbesar perenovasian bangunan dan pembaharuan peralatan kantor dan kerugian tahun sebelumnya. Kata kunci : Modal kerja, sumber dan pengunaan dana.