This Author published in this journals
All Journal WIDYAKALA JOURNAL
Isti Utami
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Representasi Karakter Autis Dalam Film-Film Indonesia Sri Wijayanti; Isti Utami
WIDYAKALA: JOURNAL OF PEMBANGUNAN JAYA UNIVERSITY Vol 9, No 1 (2022): Urban Lifestyle and Urban Development
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UPJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.031 KB) | DOI: 10.36262/widyakala.v9i1.503

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kepedulian arti pentingnya pemahaman yang benar terkait autis. Untuk itu, penelitian ini bertujuan menjelaskan penggambaran autis melalui karakter yang ditampilkan dalam film-film Indonesia yang diproduksi pada kurun 2013-2018. Film dipandang berperan besar dalam upaya sosialisasi isu autisme yang sampai saat ini masih lazim disalahpahami masyarakat. Sehingga mengakibatkan stigma dan perilaku diskriminatif terhadap penyandang autis dan keluarganya. Metode penelitian yang digunakan adalah semiotika Barthes untuk dapat mengungkap representasi autis yang ditampilkan melalui karakter Abang (film Malaikat Juga Tahu), karakter Budi (film Malaikat Kecil) dan karakter Banyu (film Dancing In The Rain). Hasil penelitian menemukan bahwa film-film Indonesia masih menempatkan penyandang autis sebagai kelompok marginal dan sebagai bagian dari disabilitas yang digunakan sebagai komoditas penarik simpati. Temuan menarik lainnya, menampilkan sejumlah kriteria penyandang autis. Di satu sisi, penyandang autis cenderung menampilkan laki-laki, berlangsung seumur hidup, berasal dari kalangan menengah atas, senantiasa ada caregiver yang mendampingi, mendapatkan perilaku diskriminatif sampai digambarkan hiperpositif sehingga tampak kurang realistis. Namun, disisi lainnya, penyandang autis juga ditampilkan memiliki kemandirian dalam kehidupan keseharian, kelebihan dibidang tertentu, kesamaan karakteristik serta kepekaan perasaan.