Judith Aditya Sari
Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perubahan Sosial Budaya: (Studi Kasus: Perubahan Gaya Hidup Anak Muda Di Desa Wironanggan Sukoharjo) Kris Cahyani Ermawati; Judith Aditya Sari
Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 10 No 2 (2015): Jurnal Pariwisata Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.084 KB)

Abstract

Perkembangan suatu daerah tidak dapat dipisahkan dari peran serta anak muda. Terdapat perubahan yang signifikan terkait dengan gaya hidup anak muda yang mengalami pergeseran akibat adanya pengaruh globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perubahan gaya hidup anak muda di Desa Wironanggan, Sukoharjo. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Desa Wironggunan, Sukoharjo, tentang perubahan gaya hidup anak muda, dapat diketahui bahwa terdapat perubahan gaya hidup anak muda yang meliputi cara berpakaian yang cenderung memilih produk bermerek, kebiasaan nongkrong, dan gaya bahasa yang cenderung menggunakan logat kota dan menggunakan bahasa gaul. Kondisi demikian terjadi karena proses pergeseran budaya dari daerah yang cenderung menjadi budaya kota yang identik dengan kehidupan mall dan nongkrong, sehingga bukan hanya cara berpakaian yang berubah, namun pola kebiasaan anak muda juga mengalami perubahan. Namun demikian, tidak semua budaya kota tersebut sesuai dan baik untuk diadopsi. Oleh karena itu, anak muda di desa tetap harus mampu memilih dan memilah budaya mana yang sesuai dengan kepribadiannya, sehingga gaya hidup di lingkungan desa yang mengedepankan rasa kekeluargaan dan persaudaraan tetap lestari terjaga.
Motif Burung Phoenix Batik Tulis Lasem: (Pendidikan Karakter Keabadian) Kris Cahyani Ermawati; Judith Aditya Sari
Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 9 No 2 (2014): Jurnal Pariwisata Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.787 KB)

Abstract

Pengertian batik adalah metode perwarnaan kain menggunakan bahan lilin “malam”.Batik memiliki dua macam motif yaitu geometris dan non-geometris.Salah satu motif non-geometris yang populer dan dikembangkan di Kampung Batik Lasem adalah motif burung Phoenix.Penulisan makalah ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna pembentukan karakter keabadian yang terkandung dalam motif burung Phoenix Batik Tulis Lasem.Dari penulisan makalah dapat disimpulkan bahwa motif Batik Lasem banyak dipengaruhi budaya China, bahkan unsur orientalnya sangat kental dan dominatif.Sedangkan motif burung Phoniex sendiri mengandung arti kebajikan, prestasi, keabadian, lambang siklus kehidupan setelah mati dan simbol dari kebangkitan tubuh setelah mati. Burung Phoenix selalu terlihat berwibawa dan anggun, sehingga seseorang yang memakai motif ini akan terpancar aura kebajikan, berwibawa, anggun, dan mempunyai prestasi dari dalam dirinya. Hal ini juga dapat membantu untuk memotivasi kita untuk menjadi pribadi yang penuh kebajikan dan berprestasi yang baik. Untuk mengembangkan Kampung Batik Lasem diperlukan upaya peningkatan fungsi information center dan membangun fasilitas belanja lain selain showroom batik.