Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Syntax Transformation

Kebijakan Politik Presiden Abdurahman Wahid: Upaya Penyelesaian Konflik Horizontal Di Maluku Utara Saiful Ahmad
Jurnal Syntax Transformation Vol 2 No 03 (2021): Jurnal Syntax Transformation
Publisher : CV. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jst.v2i3.242

Abstract

The purpose of this study was to implement the political policy of President Abdurahman Wahid: Efforts to Resolve Horizontal Conflicts in North Maluku. The approach used is qualitative which is a case study, data collection techniques in the form of in-depth interviews, observations, documentation studies and Focus Group Discussion (FGD). This study took place in Ternate and surrounding areas, the study time in 2003-2004. The approach used is qualitative case study, data collection techniques in the form of in-depth interviews, observations, documentation studies and Focus Group Discussion (FGD). The results showed that the root cause of horizontal conflict in North Maluku is caused by two factors, namely, causal factors, and triggers. Among the causative factors are: repressiveness and resistance to the policies of the New Order government, low levels of education and the economy of society, weak social cohesion, religious sentiments, and weak government bureaucracy. While the trigger factor is; the ambition of local elite power, the seizure of territory and natural resources in Kao-Malifut, the existence of ethnic sentiments and collective competition, the influence of sara conflict in Ambon, refugees, and the circulation of Bloody Sosol documents.
Politik Identitas Di Indonesia, Strategi Pemenangan pada Pemilihan Kepala Daerah Di Maluku Utara 2013 Aswir Faruk Badjodah; Saiful Ahmad
Jurnal Syntax Transformation Vol 2 No 04 (2021): Jurnal Syntax Transformation
Publisher : CV. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jst.v2i4.259

Abstract

Studi ini menjelaskan Politik Identitas di Indonesia yang digunakan sebagai strategi untuk memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) di Provinsi Maluku Utara pada tahun 2013. Pokok masalah yang dibahas, yaitu: Strategi pasangan Abdul Gani Kasuba (AGK) dan Muhammad Natsir Thaib (Manthab) menjadikan Politik Identitas sebagai sarana meraih pemenangannya di Pilkada Maluku Utara 2013. Penelitian dilakukan di Kota Ternate, dengan pendekatan kualitatif dengan kombinasi studi kasus (case study research). Pengambilan data dengan wawancara mendalam (in-depth interview) dan penelusuran terhadap dokumen tertulis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor ketokohan, etnis, jaringan yang kuat (dengan branding ustad), simbol dan pencitraan adalah faktor penentu kemenangan. Disamping itu konsolidasi jaringan tokoh, membangun opini, dan marketing (direct selling) politik turut memberikan andil kemenangan maksimal Pasangan AGK - Manthab.
Politisasi Etnis dan Pilkada, Studi Partisipasi Pemilih Pemula pada Pemilihan Gubernur Maluku Utara Periode 2019-2024 Saiful Ahmad; Aswir Faruk Badjodah; Mahmud Husen
Jurnal Syntax Transformation Vol 2 No 04 (2021): Jurnal Syntax Transformation
Publisher : CV. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jst.v2i4.264

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengetahui tingkat korelasi isu etnisitas di kalangan pemilih pemula dan tingkat partisipasinya pada Pemilihan Gubernur Maluku Utara Periode 2019-2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif non parametrik dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik survey, dan lokasi penelitian di Kampus Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) di Kota Ternate, dengan unit analisis adalah Mahasiswa/i semester II. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan dua cara, yaitu dengan deskriptif dan inferensial, statistik inferensial menggunakan analisis korelasional dan analisis pengaruh atau regresi. Hasil uji korelasi dapat disimpulkan bahwa politik identitas yang dimainkan oleh paslon melalui isu kedekatan/ kesamaan etnis serta hubungan kekerabatan yang dihembuskan saat berlangsungnya kampanye tidak memengaruhi perilaku pemilih pemula. Hal ini disebabkan karena persepsi terhadap etnis oleh responden yang memandang etnis menjadi penting ketika berhubungan dengan keputusan politik namun sebaliknya etnisitas ketika berkaitan dengan aktifitas sosial menjadi tidak penting.