Bandi Sobandi
Jurusan Pendidikan Seni Rupa FPBS UPI

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Model Pembelajaran Apresiasi Seni melalui Program Wisata Pendidikan Batik Bandi Sobandi
International Conference on Languages and Arts Proceeding of the 1st ISLA 2012
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaanya batik Indonesia yang ditetapkan oleh UNESCO sebagai Intangible  Cultural Heritage tanggal 2 Oktober 2009 perlu dilestarikan. Berbagai upaya nyata yang mendukung program tersebut perlu dilakukan secara terencana oleh berbagai pihak baik pemerintah maupun masyarakat.  Pendidikan sebagai wahana strategis memiliki peran penting untuk mentransformasi dan mengkonservasi nilai-nilai budaya bangsa. Melalui proses pendidikan kemampuan apresiasi masyarakat akan semakin meningkat. Jurusan Pendidikan Seni Rupa FPBS UPI sebagai unit dasar dari universitas memiliki tanggung jawab moral untuk mengembangkan berbagai program yang inovatif. Salah satu bentuk program dimaksud adalah pengembangan Model Pembelajaran Apresiasi  melalui Program Wisata Pendidikan Batik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan  dengan tahapan: a) perumusan draft model; b) tahap uji coba model yang dilakukan dengan uji coba terbatas dan uji coba luas; dan c) Finalisasi dan penyempurnaan model yang telah divalidasi dan dikembangkan berdasarkan hasil uji coba terbatas dan uji coba luas. Lokasi penelitian dilakukan di Laboratorium Tekstil dan Batik. Subjek penelitian adalah siswa, guru dan masyarakat. Hasil yang diperoleh dari program ini adalah: 1) Ditemukan Model Pembelajaran Apresiasi melalui Program Wisata Pendidikan Batik yang mencakup: a) tahapan (sintakmatik) model pembelajaran apresiasi membatik; b) sistem sosial yang dikembangkan, c) prinsip reaksi  berupa hubungan interaksi antara siswa dengan guru, d) sistem pendukung berupa sarana, bahan, alat yang diperlukan dalam membatik;  dan e) dampak instruksional dan pengiring yang diperoleh siswa; 2) Diperolehnya respon positif dari peserta (siswa, guru, dan masyarakat) terhadap program yang dikembangkan. Hal ini dibuktikan dengan adanya sejumlah kunjungan dari  para siswa, guru bahkan orang asing.   Kata Kunci  : Model Pembelajaran, Apresiasi, Seni, Wisata Pendidikan, Batik.