EKO SAPUTRA NIM. E01112158
fisip

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN WILAYAH TRANSMIGRASI DESA PERMATA KABUPATEN KUBURAYA EKO SAPUTRA NIM. E01112158
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 1 (2017): PublikA, Edisi Maret 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v6i1.1407

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman dan imformasi mengenai pelaksanaan program transmigrasi yang dilaksanakan di Desa Permata oleh pemerintah (Densosnakertrans) Kabupaten Kubu Raya. Permasalahan yang umumnya terjadi di hampir program transmigrasi, dan permasalahan itu juga terjadi di lokasi transmigrasi Desa Permata, sangat menarik untuk diteliti mengingat begitu banyaknya masyarakat yang meninggalkan lokasi, banyak lahan yang tidak optimal dikelola oleh masyarakat, serta belum maksimalnya peran pemerintah dalam pengawasan, pembinaan. Melalui metode pendekatan kualitatif deskriftif, penelitian ini juga dimaksudkan, agar proses pengembangan wilayah transmigrasi terus berjalan. Dengan menggunakan analisis competitive advantage oleh Michael E Porter (1990), Strategi, Struktur, dan Tingkat Persaingan suatu wilayah, Sumber Daya di suatu wilayah, Permintaan Domestik, Keberadaan Industri Terkait, Kesempatan dan pemerintah. Hasil penelitian, strategi utama yang telah dikeluarkan oleh pihak Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kubu Raya sudah baik tetapi belum berjalan maksimal. Adapun strategi yang didapat dari analisis adalah menciptakan program pengembangan yang mampu membangun masyarakat untuk menciptakan inovasi produk sehingga mampu menarik minat masyarakat domestik maupun masyarakat diluar, dengan memperhatikan perbaikan infrastruktur, pembangunan industri untuk menambah nilai produk yang dihasilkan di wilayah desa permata. Kata-kata kunci: Strategi Pengembangan, Wilayah Transmigrasi, Competitive Advantage