Berdasarkan permasalahan bahwa ketidakmampuan direksi / pimpinan atau karyawan dalam manajemen yang disebabkan tidak adanya wewenang, dan tidak terpenuhinya kondisi minimal yang ditentukan untuk beroperasi secara penuh serta kurangnya modal awal dan kurangnya persiapan atau tidak direncanakan secara cermat dalam melaksanakan pekerjaan.Teori yang digunakan peneliti yaitu Agus Dwiyantoter dapat tiga hal ialah Kualitas Kerja, Efisiensi Kerja, dan Akuntabilitas.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif analisis kualitatif, dengan melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi didalam pengumpulan data.Yang menjadi subyek yaitu bagian SDM TVRI, bagian staf TVRI dan masyarakat.Serta menggunakan teknik snowbol.Konsep yang digunakan yaitu kinerja dilihat dari kualitas, efisiensi dan akuntabilitas.Analisa data dilakukan dengan tahapan reduksi data, display data dan deduksi data.Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja pegawai sudah cukup baik hal ini dilihat dari kualitas pekerjaan yang cukup baik disebabkan pimpinan yang tegas dalam menindak bagi pegawai yang menyimpang / melanggar aturan.Pegawai bekerja sesuai dengan tupoksi yang jelas.Efisiensi kerja cukup baik karna pegawai sudah cukup berpengalaman, karna terbatasnya sarana dan prasarana serta kewenangannya yang kurang dari pusat membuat kurang optimalnya kerja.Akuntabilitas atau kemampuan pegawai cukup baik dikarnakan pegawai bekerja disesuaikan dengan bidang ahlinya sehingga profesional.Sarannya pimpinan perlu meningkatkan inisiatif hal ini disebabkan kurangnya sarana dan prasarana serta pimpinan perlu memberikan peluang / kesempatan kepada pegawai untuk meningkatkan pendidikan dan disamping itu perlu menayangkan potesi – potensi daerah agar dapat diketahui dipahami tentang permasalah – permasalahan atau pun pembangunan yang ada di Kalimantan Barat serta budaya budaya yang ada di sekitar Kalimanatan Barat.Kata Kunci : Kinerja, Kualitas, Efisiensi dan Akuntabilitas