Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan serta menganalisis faktor-faktor penyebab implementasi program jaminan kesehatan kartu Indonesia sehat belum terlaksana dengan efektif. Permasalahan yang terjadi di dalam implementasi program jaminan kesehatan kartu Indonesia sehat yang antara lain, lemahnya koordinasi antara pihak penyelenggara Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dengan pihak-pihak terkait yaitu Camat Sungai Kunyit Dalam dan apartur Desa. Penggunaan data penduduk sebagai penerima jaminan kartu Indonesia sehat tidak menggunakan data terbaru, dan pendistribusian kartu Indonesia sehat yang tidak tepat sasaran. Adapaun teori implementasi kebijakan yang digunakan dalam menganalisis implementasi program jaminan kesehatan kartu Indonesia sehat dengan menggunakan teori implementasi Edward III, yaitu komunikasi, sumberdaya, disposisi dan birokrasi. Penelitian ini menunjukan bahwa implementasi program jaminan kesehatan kartu Indonesia sehat (KIS) di Desa Sungai Kunyit Dalam Kecamatan Sungai Kunyit tidak berjalan dengan efektif disebabkan karena kurangnya sosialisasi yang dilakukan oleh pihak penyelenggara jaminan kesehatan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dengan pihak-pihak terkait yaitu Camat Sungai Kunyit Dalam dan apartur Desa, penggunaan data penduduk penerima jaminan kesehatan yang tidak sesuai. Akibatnya penduduk yang tergolong masyarakat miskin tidak menerima jaminan kesehatan kartu indonesia sehat guna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin. Kata-kata kunci : Implementasi, Program, Jaminan Kesehatan Kartu Indonesia Sehat