Abstract. Artikel ini membahas studi tentang kohesi leksikal konsep ‘leadership’ dalam teks non-fiksi John C. Maxwell berjudul The 360° Leader. Studi ini meneliti berbagai ungkapan leksikal dari konsep ‘leadership’ yang membangun koherensi. Analisis kohesi leksikal menunjukkan bagaimana efek kohesif dicapai melalui pilihan kosakata. Penelitian deskriptif kualitatif ini didasarkan konsep kohesi (Halliday dan Hasan, 1976), yang membagi kohesi leksikal menjadi dua bagian besar: reiterasi dan kolokasi. Selanjutnya reiterasi dibagi atas: perulangan, sinonim, antonim, hiponim dan kata umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ‘leadership’ diungkapkan setidaknya dalam enam (6) jenis hubungan kohesi leksikal: perulangan (repetisi penuh dan sebagian), sinonim, antonim, hiponim, kata umum dan kolokasi. Studi ini juga menemukan bahwa perulangan sebagian menunjuk kepada tokoh (sosok) dan tindakan seorang ‘leader’; sinonim menunjuk kepada tindakan ‘leader’; antonim mengacu kepada tantangan dan kesulitan dan jenis ‘leader’ yang buruk; kata umum mengacu kepada unsur ‘leader’, sementara kolokasi menunjuk kepada karakteristik, tindakan, tantangan dan kesulitan dalam ‘leadership’. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks dipilih dan diorganisasikan secara seksama untuk menyatakan konsep dan pesan teks dan bagaimana konsep ini dikembangkan ke dalam topik-topik yang relevan. Keywords: lexical cohesion, cohesive devices, non-fictional text