Permasalahan dalam penelitian ini adalah pelayanan informasi bagi pelanggan yang belum terintergrasi ssecara optimal, pelayanan pendistribusian air yang tidak optimal, dan masalah pengembangan jaringan investasi pengembangan yang tidak imbang dengan laju perkembangan pemukiman. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kualitas pelayanan di perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Khatulistiwa di Kota Pontianak dan aspek yang mempengaruhi kualitas pelayanan tersebut. Oleh karena itu, Teori yang mengacu pada kualitas pelayanan dan aspek kualitas pelayanan air bersih PDAM di Kota Pontianak tersebut, dengan menggunakan teori yang dikemukakan oleh Zeithaml, Parasuraman & Berry yaitu aspek atau faktor Realibilitas, Kredibilitas, Mengerti apa yang diharapkan pelanggan / masyarakat, dan Tangibles. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Kualitatif Deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa program peningkatan kualitas pelayanan yang dilaksanakan masih kurang optimal sebagaimana yang diinginkan olah pihak-pihak lembaga pemerintah maupun pihak swasta dan kurang maksimalnya kualitas pendistribusian air bersih kepada konsumen dalam upaya mengoptimalkan pelayanan PDAM yang pada dasarnya adalah untuk memenuhi kepentingan mereka juga. Saran yang dapat diberikan penulis sebagai suatu masukan adalah Kemampuan perusahaan dalam kinerja harus tetap dipertahankan dan menjaga saling ketergantungan / integrasi antara penyedia pelayanan dan pelanggan / masyarakat , seperti menjaga ketepatan perhitungan uang / ongkos teliti dalam pencatatan data (sistem informasi yang baik), dan tepat waktu, tepat kualitas, tepat kuantitasnya sehingga perusahaan dalam melaksanakan jasa sesuai dengan apa yang telah dijanjikan secara tepat waktu. Kata-kata Kunci: kualitas pelayanan , aspek kualitas pelayanan