ERIKA LUBIS NIM. E01112076
fisip

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN LIMBAH RUMAH MAKAN DI KECAMATAN PONTIANAK KOTA ERIKA LUBIS NIM. E01112076
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 3 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 3 Edisi September 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v5i3.1186

Abstract

Tujuan penelititian ini adalah untuk mengetahui dan mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan implementasi kebijakan pengelolaan limbah di Kecamatan Pontianak Kota belum berjalan dengan optimal. Permasalahan yang terjadi adalah komunikasi yang belum berjalan dengan optimal, kurangnya sumberdaya manusia (staff/pegawai) dalam melaksanakan pengawasan kepada setiap usaha rumah makan, Kurangnya tingkat kesadaran pengusaha rumah makan akan pentingnya mengelola limbah usaha yang dihasilkan.Penelitian ini adalah penelitian eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini menggunakan teori Edward III terdapat 4 faktor yang mempengaruhi yaitu faktor komunikasi, faktor sumberdaya, faktor disposisi dan faktor struktur birokrasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dilihat dari faktor komunikasi  yaitu proses penyampaian informasi yang masih kurang optimal kepada pengusaha rumah makan maupun masyarakat mengenai kewajiban mengelola limbah yang dihasilkan. Dilihat dari faktor Sumberdaya yaitu kurangnya sumberdaya terutama sumberdaya manusia (staff)/pegawai dalam melaksanakan pengawasan dilapangan kepada setiap rumah makan yang ada di Kecamatan Pontianak Kota. Dilihat dari faktor Disposisi/sikap agen pelaksana yaitu untuk agen pelaksana kebijakan (Badan Lingkungan Hidup Kota Pontianak) sudah cukup baik dalam menanggapi permasalahan yang berkaitan dengan pengolahan limbah namun Untuk sikap pengusaha rumah makan yaitu masih ada pengusaha yang merasa keberatan dengan adanya kebijakan tersebut dikarenakan harus mengeluarkan biaya yang sangat banyak dalam memenuhi pengelolaan limbah yang dihasilkan. Di lihat dari faktor Struktur birokrasi yaitu Badan Lingkungan Hidup Kota Pontianak bekerja sesuai dengan Standar Operasioanal Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan dan tidak ada penyelewengan dari SOP tersebut serta tidak ada pemberian insentif (bonus/penghargaan) khusus kepada pegawai. Kata-kata kunci: Implementasi Kebijakan, Pengelolaan Limbah, Rumah Makan