Penelitian ini bertujuan untuk memberikan alternatif strategi pembangunan objek wisata Air Terjun Telogah. Dalam penelitian ini menggunkan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Untuk teknik pengumpulan data peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori yang peneliti gunakan ialah menurut Fakih (2001:10) pembangunan adalah suatu kata yang digunakan untuk menjelaskan proses dan usaha yang meningkatkan kehidupan ekonomi, politik, budaya, infrastruktur masyarakat. Hasil penelitian ini: pertama, kurangnya anggaran menjadi faktor kelemahan dalam upaya pembangunan objek wisata Air Terjun Telogah, sehingga dana yang dialokasikan untuk pembangunan objek wisata yang ada di Kabupaten Sanggau khusus objek wisata Air Terjun Telogah masih belum cukup. Kedua, melihat kekuatan yang terdapat di objek wisata Air Terjun Telogah seharusnya pemerintah daerah sadar akan potensi pariwisata yang ada di daerah nya. Ketiga, masih minim dan kurang nya tenaga ahli sumber daya manusia yang dapat mengelola objek wisata Air Terjun Telogah maka pembangunan suatu objek wisata tidak akan mudah berkembang. Saran untuk penelitian ini adalah pertama, agar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sanggau bisa bekerjasama dengan pihak swasta dan masyarakat dalam proses pembangunan objek wisata Air Terjun Telogah. Kedua, Pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sanggau harus membina dan memberdayakan masyarakat sekitar, agar dapat berperan serta dalam proses pembangunan objek wisata Air Terjun Telogah. Ketiga, agar menjadikan objek wisata Air Terjun Telogah sebagai salah satu tujuan wisata yang unggul di Kabupaten Sangau. Keempat, mengembangkan objek wisata Air Terjun Telogah bukan sebagai wisata alam saja, tetapi sebagai wisata rohani. Kata-kata Kunci: Alternatif, Strategi, Pembangunan, Objek Wisata