Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah masih tingginya angka kasus kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi di Kota Pontianak. Skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan kinerja Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kota Pontianak dalam mengatasi masalah kekerasan seksual yag terjadi di Kota Pontianak. Penulis menggunakan indikator kinerja dari Dwiyanto yaitu: Produktivitas, Kualitas Layanan, Responsivitas, Responsibilitas, dan Akuntabilitas. Penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian deskriptif kualitatif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dilihat dari 5 indikator yang digunakan, kinerja Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kota Pontianakdalam mengatasi permsalahan kekerasan seksual yang terjadi pada anak di Kota Pontianak sudah bisa dikatakan baik, namun perlu adanya peningkatan. Ditinjau dari produktivitas bisa dikatakan baik, hanya saja kurang efektif dikarenakan kurangnya sumber daya manusia sehingga dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawb mereka terkesan lamban. Ditinjau dari Kualitas Layanan juga sudah baik namun masih kurang optimal dikarenakan sarana dan prasarana yang masih kurang, seperti kendaraan operasional, dan ruangan khusus pelapor. Ditinjau dari responsivitas, juga dapat dikatakan baik,hal ini dapat dilihat dari bagaimana cara Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kota Pontianak dapat mengenali kebutuhan masayarakat, seperti pembentukan SATGAS dan Pengaduan Online, hanya saja program yang dibuat belum berjalan optimal. Ditinjau dari responsibilitas dapat dikatakan cukup baik, hal ini dibuktikan dengan adanya upaya Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kota Pontianak senantiasa melaksanakan tugasnya dengan selalu berorientasi pada petunjuk teknis dan standar operasional prosedur (SOP) yang ada. Ditinjau dari akuntabilitas dapat dikatakan cukup baik, hal ini dibuktikan dengan tidak dnya pegawai yang lalai dalam melaksanakan tugasnya. Kata-kata Kunci: Kinerja, Dinas Pengendalian Penduduk dan keluarga Berencana pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Ana (DP2KBP3A).