ZHAZIL NVRIAMANAH NlM. EI011141069
fisip

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PEREKAMAN DATA E-KTP DI KABUPATEN MELAWI (STUDI DI KECAMATAN PINOH UTARA) ZHAZIL NVRIAMANAH NlM. EI011141069
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 4 (2018): PublikA, Edisi Desember 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i4.2231

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan analisis strategi bagi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Melawi untuk meningkatkan kepemilikan E-KTP di Kabupaten Melawi. Penelitian ini dilakukan karena adanya masalah tentang perekaman data E-KTP belum mencapai target, akses masyarakat yang terbatas dalam perekaman data E-KTP dan keterbatasan sarana dan prasarana untuk melakukan perekaman E-KTP. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian   deskriptif   dengan   menggunakan   metode   kualitatif    Subjek  dalam penelitian ini adalah kepala Dinas Kependudukkan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Melawi, camat Kecamatan  Pinoh Utara, operator yang merekam E-KTP,   tokoh masyarakat  Kabupaten  Melawi. Hasil penelitian  ini menunjukan  bahwa kepemilikan E-KTP di Kecamatan Pinoh Utara belum mencapai target 100%, hal ini dapat  di lihat dari persentase  dari realisasi pemberian  E-KTP di Kecamatan Pinoh Utara, akses masyarakat yang terbatas dalam perekaman data E-KTP karena jalan yang rusak dan sulit untuk dijangkau, keterbatasan sarana dan prasarana untuk melakukan  perekaman  E-KTP karena kurangnya anggaran untuk perbaikan  alat- alat perekaman yang rusak serta menambah  fasilitas di ruang tunggu, Hasil dari altematif  strategi  diantaranya  mendorong  pemerintah  daerah  dalam mesosialisasikan  E-KTP  melalui  media  cetak dan online,  menambah  perangkat mobile  enrollment   dan jemput bola rutin, penyusunan anggaran pengadaan genset dan perbaikan alat dan penambahan fasilitas. Kata-kata kunci : E-KTP belum mencapai target, akses masyarakat terbatas dalam perekaman, keterbatasan sarana dan prasarana