Aya Ismaya E01110035
fisip

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM PENATAAN BANTARAN SUNGAI DI KAWASAN JALAN BRIGJEN KATAMSO KABUPATEN SINTANG Aya Ismaya E01110035
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 3, No 4 (2014): Publika, Edisi Desember 2014
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v3i4.442

Abstract

Permasalahan yang terdapat dalam penelitian tentang implementasi program penataan bantaran sungai di kawasan jalan Brigjen Katamso Kabupaten Sintang antara lain seperti infrastruktur yang tidak memadai, kondisi lingkungan yang kumuh, tidak adanya kejelasan wewenang, PKL yang tidak teratur dan tumpang tindih aktifitas dikawasan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif dengan pendekatan kualitatif. Teori yang digunakan dari Van Mater dan Van Horn’s sebagai pedoman dalam mengkaji permasalahan yang terdapat dalam implementasi program penataan bantaran sungai di kawasan jalan Brigjen Katamso Kabupaten Sintang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa variabel yang mempengaruhi proses implementasi mengingat implementasi program penataan bantaran sungai di kawasan jalan Brigjen Katamso tidak berjalan sesuai dengan rencana teknis. Variabel tersebut adalah kondisi sumberdaya yang kurang berkualitas, karakteristik agen pelaksana yang belum menonjol, kurangnya sikap/kecenderungan (dispositon) para pelaksana serta belum adanya komunikasi antarorganisasi dan aktivitas pelaksana yang baik serta kondisi lingkungan fisik, sosial dan ekonomi kawasan bantaran sungai di jalan Brigjen Katamso. Variabel lain yang mempengaruhi proses implementasiĀ  seperti kondisi tim kerja, koordinasi dan interaksi para pelaksana, keterlibatan pihak swasta, komitmen pemerintah dan juga kesadaran masyarakat akan pentingnya penataan ruang. Pemerintah Kabupaten Sintang terutama dinas Pekerjaan Umum perlu meningkatkan sumberdaya terutama sumberdaya manusia dan harus mempunyai komitmen dalam menyelesaikan masalah penataan ruang.Kata kunci: implementasi program, penataan bantaran sungai, Brigjen Katamso