Tiara Widya Iswara
Universitas Airlangga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TUBUH PEREMPUAN PADA CERITA RAKYAT JAWA TIMURAN: JAKA TARUB DAN ANDE-ANDE LUMUT Tiara Widya Iswara
PARAFRASE : Jurnal Kajian Kebahasaan & Kesastraan Vol 19 No 1 (2019)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/parafrase.v19i1.1966

Abstract

Cerita rakyat Jaka Tarub dan Ande-Ande Lumut merupakan cerita legendaris yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia terutama masyarakat Jawa Timuran. Cerita tersebut sama-sama memiliki inti cerita pencarian pasangan hidup oleh seorang laki-laki, selain itu juga menceritakan bagaimana seorang perempuan pada masa tersebut menerima dominasi bias gender tanpa ada paksaan dan tanpa disadari mereka mematuhinya atau karena sebuah alasan patriarki. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan peran tubuh perempuan yang terjadi pada tokoh utama perempuan. Terdapat dua hal yang akan menjadi fokus penelitian ini adalah (1)bagaimana representasi perempuan dalam kedua cerita tersebut? dan (2)bagaimana peran tubuh perempuan itu terjadi? Oleh karena itu, penelitian ini disusun menggunakan perspektif feminisme menurut Lois Tyson (2006). Hasil penelitian ini memperlihatkan perempuan menerima objektivikasi tubuh melalui berbagai cara. Dalam cerita Jaka Tarub, Nawang Wulan ketika menjadi istri Jaka Tarub ia mulai terbiasa menjalankan tugasnya sebagai wanita Jawa dalam hal domestifikasi konvensional namun diakhir cerita posisi Jaka Tarub menggeser domestistifikasi perempuan dalam hal parenting. Berbeda dengan cerita Ande-Ande Lumut terlihat para Klenting berjuang dengan cara mampu menjaga kesuciannya untuk dapat dipilih sebagai istri Panji Asmarabangun. Kesucian adalah sebuah keharusan yang dimiliki perempuan bagi laki-laki yang memilihnya.