MULYADI NIM. E21110005
fisip

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA BERENCANA DI KECAMATAN TEBAS KABUPATEN SAMBAS MULYADI NIM. E21110005
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 3 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 3 Edisi September 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v5i3.1199

Abstract

Dalam penelitian ini mengenai keikutsertaan Pasangan Usia Subur (PUS) yang menjadi peserta KB adalah dominan dari kaum wanita, sedangkan kaum Pria masih banyak yang merasa enggan untuk menjadi peserta KB. Sementara kesuksesan pelaksanaan program KB tersebut adalah menjadi tanggung jawab bersama baik Pria maupun Wanita. Penelitian ini menggunakan model penelitian kualitatif yang merupakan proses penyederhanaan data ke dalam bentuk yang  lebih mudah dibaca. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan menganalisis program KB (PUS) pria di Kecamatan Tebas.Permasalahan penilitian ini adalah apa penyebab belum berhasilnya proses implementasi program keluarga berencana KB (PUS) pria di Kecamatan Tebas. Teori yang digunakan adalah Jones (2006;46 ) menyatakan proses implementasi dapat mengopersikan sebuah program dengan tiga kegiatan sebagai pilarnya antara lain, pengorganisasian, interpretasi, aplikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Proses implementasi program nasional Keluarga Berencana (KB) selama ini belum dapat dimanfaatkan untuk kemudahan pemberian pelayanan kepada Pasangan Usia Subur (PUS) pria selaku aseptor KB secara multiguna. Hal tersebut terlihat secara kelembagaan bahwa sering terjadinya perubahan kebijakan program dalam kaitannya dengan pergantian rezim. Di samping itu belum semua PUS pria memahami sepenuhnya dari manfaat alat kontrasepsi. Hal tersebut dilihat dari tingkat pengetahuan, sikap serta kebutuhan yang diinginkan oleh para akseptor KB pria berbeda-beda dan tergolong relatif masih rendah. Kata-kata kunci: Implementasi, Keluarga Berencana, Pasangan Usia Subur Pria.