Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Rancang Bangun Pulse Width Modulation (PWM) Sebagai Pengatur Kecepatan Motor DC Berbasis Mikrokontroler Arduino Rifdian I. S.; Hartono Hartono
Jurnal Penelitian 50-58
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.528 KB) | DOI: 10.46491/jp.v3i1.31

Abstract

Pulse Width Modulation (PWM) sebagai pengatur kecepatan motor DC telah digunakan secara luas di dunia industri. Kecepatan putar motor dikontrol dengan mengatur duty cycle PWM yang dibangkitkan oleh mikrokontroler arduino. Pada penelitian ini pengaturan nilai PWM dilakukan melalui program (sketch) ke arduino uno. Output dari PWM dihubungkan pada arduino melalui pin output analog. Dengan pengamatan menggunakan osiloskop dapat diketahui bahwa perubahan nilai ton dan toff menentukan nilai RPM dari motor DC yang dikontrol. Sehingga dengan menggunakan nilai PWM yang berbeda, variasi kecepatan motor DC juga berubah-ubah. Nilai PWM yang digunakan yaitu kelipatan 10 dari 25 hingga 255. Diperoleh hasil pengamatan berupa Ton dan Toff yang tertera pada osiloskop dan hasil pengamatan tersebut diolah untuk mengetahui duty cycle yang kemudian dibandingankan dengan PWM dan RPM nya. Sehingga dapat diketahui bahwa semakin besar nilai PWM maka RPM motor DC juga akan semakin besar, dan semakin besar nlai PWM yang diberikan, maka nilai duty cycle yang dihasilkan juga akan semakin besar
Rancang Bangun Sistem Pengukuran Keccepatan Putar Generator Pada Turbin Angin Menggunakan Optocoupler Berbasis Mikrokontroler ATMEGA8535 Rifdian I. S.; Hartono Hartono
Jurnal Penelitian 29-35
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.265 KB) | DOI: 10.46491/jp.v3i3.53

Abstract

Kecepatan angin dan desain sudu mempengaruhi besarnya kecepatan putaran generator, sehingga data kecepatan putar sudu dan kecepatan putar generator menjadi salah satu acuan untuk berbagai keperluan seperti mendesain sudu turbin, data pembanding dengan output generator dalam menentukan kinerja generator dan sistem keamanan turbin. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang alat pengukur kecepatan putar (rpm) generator yang dihasillkan dari pergerakan turbin angin. Prinsip kerja dari alat ini yaitu menembakkan cahaya infra merah pada bidang reflektif yang akan memantulkan cahaya inframerah yang kemudian diterima oleh detektor. Alat pengukur kecepatan putar ini menggunakan sensor led inframerah yang dapat memancarkan cahaya inframerah yang tidak kasat mata. Cahaya inframerah merupakan gelombang cahaya yang berada pada spektrum cahaya tak kasat mata yang ditembakkan ke daerah reflektif kemudian ditangkap oleh phototransistor sebagai receiver. Output receiver akan dikonversi dalam bentuk kecepatan putar (rpm) oleh mikrokontroler. Nilai rpm akan ditampilkan melalui display lcd. Berdasarkan hasil pengujian alat diperoleh bahwa error pengukuran paling kecil pada kecepatan 6000 RPM dengan prosentase error sebesar 0.00 %, sedangkan prosentase error terbesar pada kecepatan 500 RPM sebesar 0.04 %. Dari data hasil pengujian yang telah dilakukan , hasil pengukuran masih dalam batas toleransi yaitu sebesar ±10%.
Rancang Bangun Miniatur Constant Current Regulator Augier Diam 4000 Sebagai Media Pembelajaran di Politeknik Penerbangan Surabaya Hartono Hartono; Kurniawan Rizky
Jurnal Penelitian 163-169
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.604 KB) | DOI: 10.46491/jp.v2i3.92

Abstract

Constant Current Regulator adalah sebuah alat yang digunakan untuk pengatur arus konstan dan brightness dari alat bantu visual yang ada pada Airfield Lighting. Untuk melengkapi peralatan praktikum di Politeknik Penerbangan Surabaya, maka dirancanglah sebuah trainer Constant Current Regulator sebagai media pembelajaran. Rancangan sebuah miniatur Constant Current Regulator dengan menggunakan mikrokontroller sebagai komponen utama untuk mengendalikan besar arus yang mengalir pada rangkaian beban. Hasil pengukuran dari sensor arus akan memberikan data kepada mikrokontroller sebagai bahan pertimbangan jika arus telah sesuai dengan referensi arus yang telah ditetapkan, apabila arus yang diukur tidak sesuai dengan arus referensi maka mikrokontroller akan mengendalikan Solid-State Relay yang berfungsi sebagai switch untuk mengendalikan beban.