HERMAN YUNIARTO NIM. E01109066
fisip

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KEGIATAN PINJAMAN BERGULIR PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERKOTAAN DI KELURAHAN SUNGAI BELIUNG KECAMATAN PONTIANAK BARAT HERMAN YUNIARTO NIM. E01109066
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 3 (2015): Publika, Edisi September 2015
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v4i3.702

Abstract

Pemasalahan mengenai pinjaman bergulir ini dalam rangka mensejahterakan masyarakat miskin perkotaan dengan pemberian bantuan modal ini menjadi sangat menarik mengingat masih banyak warga miskin yang kesulitan memenuhi kebutuhan hidup mereka. Dalam pelaksanaan pinjaman bergulir di Kelurahan Sungai Beliung terjadi penunggakan dalam pengembalian modal pinjaman serta tidak amanahnya pengurus sehingga menyebabkan pelaksanaan pinjaman bergulir tidak berjalan dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan, menganalisis, dan mengetahui proses pelaksanaan pinjaman bergulir dan mengapa terjadi penunggakan dalam pengembalian dana pinjaman bergulir pada masyarakat Kelurahan Sungai Beliung serta langkah yang dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Penelitian ini mengggunakan teori pemberdayaan Sumodiningrat, proses pembelajaran sebagai strategi pemberdayaan melalui penciptaan iklim, penguatan potensi dan daya, dan perlindungan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan metode kualitatif, dimana data yang terkumpul terbentuk kata-kata atau gambar sehingga tidak menekankan  pada angka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pengelolaandana pinjaman bergulir di Kelurahan Sungai Beliung belum terkelola dengan baik, bisa dikatakan juga pelaksanaannya gagal. dimana dana yang disiapkan untuk kegiatan pinjaman bergulir habis atau tidak dapat bergulir, ini disebabkan pengurus atau pelaksana dari pinjaman bergulir di kelurahan tidak amanah selain itu penunggakan dari masyarakat yang menjadi sasaran. Penunggakan terjadi disebabkan masyarakat kurang memahami program dari Pinjaman bergulir mereka hanya tahu  bahwa mereka bisa mendapatkan pinjaman untuk tambahan modal usaha dengan cicilan dan bunga yang rendah, modal yang kecil ditambah harga sembako mahal menyebabkan usaha mereka kurang berkembang, ditambah untuk keperluan sehari-hari menyebabkan modal yang seharusnya untuk usaha terpakai. Adapun saran yang dapat peneliti berikan yaitu terjalin komunikasi antara pengurus dengan masyarakat mengenai perkembangan usaha dan kesulitan melunasi pinjaman, memberikan insentif kepada pengurus agar dapat bekerja dengan baik, mengingat sulit mencari relawan yang peduli terhadap masyarakat miskin, memberikan sosialisasi dan pembinaan kepada masyarakat terhadap peminjaman, pemanfaatan dan pengelolaan pinjaman. Kata-kata kunci :   Strategi Pemberdayaan, Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan, Pinjaman Bergulir