NORMAN SAPUTRA NIM. E21112070
fisip

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI TENTANG PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PERDAGANGAN ORANG DI PONTIANAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT NORMAN SAPUTRA NIM. E21112070
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 2 (2017): PublikA, Edisi Juni 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.23 KB) | DOI: 10.26418/publika.v6i2.1507

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi tentang pencegahan dan pemberantasan perdagangan manusia di Kota Pontianak, sumber daya manusia dalam proses implementasi tentang pencegahan dan pemberantasan perdagangan manusia di Kota Pontianak, komunikasi antar organisasi dalam implementasi tentang pencegahan dan pemberantasan perdagangan manusia di Kota Pontianak, lingkungan sosial, ekonomi dalam implementasi tentang pencegahan dan pemberantasan perdagangan manusia di Kota Pontianak oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Anak dan Keluarga Berencana Kota Pontianak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil penelitian yang penulis peroleh pada Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Anak dan Keluarga Berencana : 1) Implementasi pencegahan dan pemberantasan perdagangan manusia di Kota Pontianak untuk melindungi hak-hak perempuan serta untuk kesejahteraan hidup masyarakat dan menghindari terjadinya korban perdagangan manusia secara dini terutama terhadap perempuan. 2) Sumber daya manusia yang khusus menangani perdagangan manusia pada BPMPAKB Kota Pontianak yakni Kasubbid Pemberdayaan Perempuan yang menangani korban perdagangan manusia masih minim yang berakibat pada tidak maksimalnya pencegahan dan pemberantasan perdagangan orang. 3) Komunikasi yang dilakukan oleh Kasubbid Pemberdayaan Perempuan pada BPMPAKB Kota Pontianak dalam mengkoordinasi pencegahan dan pemberantasan perdagangan manusia dengan instansi terkait masih lemah. 4) Disposisi atau sikap pelaksana pada BPMPAKB Kota Pontianak tidak menekankan pada kecakapan khusus namun kecakapan sangat diperlukan, kecakapan pelaksana didapat melalui pelatihan dan sosialisasi program. 5) Kondisi lingkungan sosial dan ekonomi dalam implementsi program pencegahan dan pemberantasan perdagangan orang di Kota Pontianak yang dilakukan oleh Kasubbid Pemberdayaan Perempuan BPMPAKB Kota Pontianak masih stabil atau baik dan program masih berjalan.                       Kata-kata Kunci : Implementasi, Kebijakan, Perdagangan Manusia