Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Peningkatan Kesadaran Pengelolaan Sampah di Padukuhan Gunung Saren Lor Reni Anggriani; Muhammad Annas
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.65 KB) | DOI: 10.18196/ppm.31.140

Abstract

Dusun Gunung Saren Lor merupakan salah satu dusun yang terletak di desa Trimurti, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dusun Gunung Saren Lor memiliki kurang lebih 300 kepala keluarga dengan rata-rata bermata pencaharian sebagai buruh. Beberapa warga bermatapencaharian sebagai pedagang dan pegawai negeri. Di dusun ini masih terdapat beberapa lahan yang kurang diperhatikan oleh pemiliknya dan masih masih terbengkalai, bahkan beberapa warga menggunakan lahan sebagai lahan pembuangan sampah. Di halaman rumah wargapun ada sampah yang berserakan, yang mengurangi keindahan rumah tersebut. Sampah yang berserakan dapat bermanfaat jika warga mempunyai pengetahuan tentang sampah, yang dapat dimanfaatkan dengan cara mengelola sampah. Tujuan dari pengabdian ini adalah tumbuhnya kesadaran untuk mengelola sampah bisa menambah penghasilan secara ekonomi. Untuk mencapai tujuan tersebut maka diadakan sosialisasi dan penyuluhan tentang sampah organik dan nonorganik supaya warga dapat mengetahui manfaat sampah yang sebelumnya dipandang tidak berguna lagi. Dengan adanya sosialisasi dan penyuluhan tentang sampah ini, warga dapat memisahkan sendiri mana sampah organik dan sampah non organik, sehingga masalah sampah dapat diselasaikan di rumah sendiri.
Kesadaran Hukum Masyarakat Terhadap Pembentukkan Badan Usaha Di Koripan II Desa Dlingo Reni Anggriani; Muhammad Annas
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.311 KB) | DOI: 10.18196/ppm.23.397

Abstract

Pengembangan pembangkitan ekonomi di pedukuhan sudah semenjak lama dijalankan oleh pemerintahmelalui berbagai program kebijakan. Namun upaya itu belum membuahkan hasil yang memuaskansebagaimana diinginkan. Salah satu faktor tidak adanya pelatihan, fasilitas dan pemahaman tentangbadan usaha akibatnya justru menghambat daya kreativitas dan inovasi masyarakat pedukuhan dalammengelola dan menjalankan mesin ekonomi. Sistem dan mekanisme kelembagaan ekonomi di pedukuhantidak berjalan efektif dan berimplikasi pada ketergantungan terhadap bantuan pemerintah sehinggamematikan semangat kemandirian. Berdasarkan hasil tinjaun lapangan bahwa Dusun Koripan II belummengetahui cara pembentukkan Badan Usaha dan bagaimana menjalankannya. Oleh karena itu,melalui program KKN ini dengan mmeberikan edukasi / penyuluhan cara bagaimana pembentukkanBadan Usaha dan penjelasan manfaat yang didapat dengan melihat potensi pedukuhan. Denganintensifnya program KKN selama tiga bulan di Dusun Koripan II diharapkan menjadi pendorong bagimasyarakat untuk mendirikan Badan Usaha dan sarana untuk mendekatkan pemerintah desa denganmasyarakat sekitar.