Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERINTISAN PRODUK UNGGULAN DESA MENGGUNAKAN PRODUK OLAHAN BERBAHAN DASAR SINGKONG Heri Akhmadi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 8. Teknologi Produksi dan Daya Saing Industri Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (941.419 KB) | DOI: 10.18196/ppm.38.240

Abstract

Produk unggulan desa merupakan salah satu komponen pendukung untuk mewujudkan program desawisata. Dusun Soka di Desa Seloharjo, Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul, berupaya mendukungDesa Seloharjo sebagai Desa Wisata dan Budaya dengan mengembangkan produk unggulan desa. Salahsatu potensi yang ada di Dusun Soka adalah tanaman ubi kayu atau singkong sebagai salah satu tanamanyang banyak dibudidayakan oleh warga Dusun Soka. Selama ini hasil singkong dijual dalam bentukmentah atau dimasak untuk konsumsi keluarga. Belum ada upaya untuk melakukan penangananpascapanen olahan singkong menjadi olahan bernilai ekonomi lainnya, terlebih mengupayakannyamenjadi produk unggulan atau khas Dusun Soka. Metode yang dilakukan adalah survei, observasi, danpelatihan. Hasil inisiasi dari program ini adalah pengembangan tiga produk olahan berbahan dasarsingkong yang bisa menjadi alternatif produk unggulan desa yaitu tepung mocaf, brownies singkong, dankeripik kulit singkong. Ketiga produk ini merupakan rintisan untuk tahap selanjutnya dilakukan tes pasaruntuk menentukan produk yang paling sesuai dan potensial sebagai produk unggulan desa. Selain itu,juga dilakukan pelatihan packaging, branding, dan pemasaran produk sehingga diharapkan produk yangsudah dibuat dapat dikenalkan pada pasar lebih luas dan produksi dapat berkelanjutan.
Peningkatan Akses Pasar Keripik Bonggol Pisang Menggunakan Pemasaran Berbasis Sosial Media Instagram Heri Akhmadi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.08 KB) | DOI: 10.18196/ppm.24.442

Abstract

Pisang merupakan komoditas pertanian yang bayak ditemukan di Dusun Jelapan, Desa SeloharjoKecamatan Pundong, Kabupaten Bantul. Buah pisang yang dihasilkan petani Dusun Jelapan selamaini dijual dalam bentuk bahan mentah ke pasar atau perajin keripik pisang di luar desa. Adapun limbahdari pohon pisang yaitu bonggol pisang yang mempunyai potensi ekonomi untuk dikembangkan belumoptimal dioleh oleh warga. Pemanfaatan limbah usahatani pisang dengan membuat keripik bonggolpisang sudah pernah dilakukan oleh sebagian warga Dusun Jelapan Seloharjo. Namun demikian,terbatasnya akses pasar terhadap produk keripik bonggol pisang ini merupakan masalah yang dihadapiwarga saat ini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memotivasi perajin dalam meningkatkan aksespasar produk keripik bonggol pisang dengan mengembangkan metode pemasaran berbasis sosial mediainstagram. Metode yang dilakukan adalah survey, observasi dan pelatihan. Hasil inisiasi dari programini pada awalnya masyarakat belum tahu cara yang mudah dan murah untuk meningkatkan akses pasarselain dengan cara konvensional menjualnya ke pasar atau pedagang terdekat. Melaui akun instagram@bong.chips produk keripik bonggol pisang dapat dikenal tidak hanya oleh konsumen di sekitar namunoleh siapa saja yang bisa mengaksesnya sehingga akses pasar produk dapat meningkat. Selain itu jugadilakukan peningkatan efisiensi produksi pisang dengan perbaikan cara produksi sehingga diharapkanmenurunkan harga produk dan membuat makin kompetitif di pasar.
Pemanfaatan Pekarangan Sebagai Lumbung Hidup Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Keluarga di Saat Pandemi Heri Akhmadi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (899.104 KB) | DOI: 10.18196/ppm.45.671

Abstract

Musibah pandemik Covid-19 yang masih terjadi hingga saat ini telah ikut dirasakan pengaruhnya oleh segenap lapisan masyarakat termasuk warga Dusun Ngentak Desa Seloharjo, Kecamatan Pundong Kabupaten Bantul. Diberlakukannya pembatasan aktivitas dan usaha telah mempengaruhi penghidupan warga yang pada akhirnya mempengaruhi kemampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan pangannya. Lahan pekarangan yang dioptimalkan pemanfaatannya salah satunya sebagai lumbung hidup atau warung hidup dapat menjadi alternatif bagi warga untuk memenuhi sebagian atau keseluruhan kebutuhan pangannya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memotivasi dan melatih warga dalam hal ini anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk mengoptimalkan pekarangan sebagai lumbung hidup sehingga diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan keluarga terutama di saat pandemi. Metode observasi, sosialisasi dan penyuluhan serta pelatihan digunakan pada kegiatan ini. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa warga antusias untuk belajar dan berlating memanfaatkan pekarangan sebagai salah satu sumber pangan keluarga. Pemanfaatan pekarangan sebagai lumbung hidup memberikan harapan bagi warga untuk dapat memenuhi sebagian kebutuhan pangan yang berasal dari lahan sendiri terlebih di saat pandemi.