Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DALAM DETEKSI KANKER SERVIKS DAN PAYUDARA DI DESA RINGINHARJO Alfun Dhiya An; Alfaina Wahyuni; Nur Hayati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.739 KB) | DOI: 10.18196/ppm.36.315

Abstract

Data Kesehatan Provinsi DIY tahun 2016 menunjukkan angka kejadian kanker serviks di Kota Yogyakarta sebanyak 341 kasus, Kabupaten Sleman sebanyak 962 kasus, Kabupaten Gunung Kidul sebanyak 105 kasus, Kabupaten Kulon Progo sebanyak 205 kasus, dan terbanyak di Kabupaten Bantul sebanyak 1.355 kasus. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai Deteksi Dini Kanker Serviks dan Payudara. Mitra kegiatan ini adalah Ibu-ibu kader di Desa Ringinharjo, Bantul. Dilaksanakan pada hari Minggu, 13 September 2020 yang dibagi menjadi dua sesi yaitu pada jam 08.30-10.30 dan jam 10.30-12.30. Metode yang digunakan adalah ceramah secara langsung kepada total 34 orang ibu-ibu kader dengan materi berupa pengetahuan tentang kanker serviks, kanker payudara, dan tumor organ reproduksi yang didahului dengan pretest dan posttest pada akhir kegiatan dalam bentuk kuesioner. Kegiatan ini dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran covid-19. Selanjutnya hasil pretest tentang pengetahuan kanker serviks 71%, dan hasil rerata posttest 80% yang mana dari hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebanyak 9%. Sedangkan rerata pretest tentang pengetahuan kanker payudara 63%, dan hasil rerata posttest 76%. Sehingga dari hasil tersebut adanya peningkatan pengetahuan sebanyak 13%. Kegiatan ini diakhiri dengan pemeriksaan USG gratis untuk ibu-ibu kader yang hadir.
PROMOTIF DAN PREVENTIF COVID-19 Alfun Dhiya An; Anggita Ghina; Rifky Rahmansyah; Virgia Sukma; Winda Retno; Fanny Ari
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.014 KB) | DOI: 10.18196/ppm.43.639

Abstract

Pemerintah menetapkan beberapa kebijakan untuk mengatasi masalah serius di Indonesia yaitu COVID-19. Faktanya kebijakan tersebut belum sepenuhnya berjalan. Hasil survey menunjukan bahwa salah satu zona oranye di Kabupaten Bantul yaitu Kecamatan Sedayu masih terdapat kerumunan tanpa menggunakan masker. Hal ini tentu membutuhkan perhatian khusus, dimana dibutuhkan adanya edukasi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan. Edukasi kesehatan dilakukan agar tercapainya kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan, meningkatkan kewaspadaan lansia, serta meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan ibu hamil terkait COVID-19. Skrining pada lansia dilakukan karena lansia memiliki resiko lebih besar untuk terpapar sedangkan edukasi pada ibu hamil dilakukan untuk mengurangi resiko kematian ibu hamil karena COVID-19. Edukasi dilakukan dengan menempelkan poster titik lengah pada tempat ibadah, melakukan skrining faktor komorbid lansia, pendampingan pasien tanpa gejala saat isolasi mandiri, dan sosialisasi pada ibu hamil terkait pencegahan COVID-19. Dengan adanya edukasi ini kesadaran dan kepatuhan masyarakat tercapai, terdapat 25 pasien tanpa gejala yang menyelesaikan isolasi mandiri dengan baik, terdatanya masyarakat lansia dengan faktor komorbid, ibu hamil memiliki pengetahuan lebih mendalam terkait pencegahan COVID-19, dan tersebarnya poster titik lengah di tempat ibadah. Hal ini menunjukan bahwa kegiatan yang dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan, dan perilaku kesehatan di wilayah Puskesmas Sedayu I.