Sandra G.J. Tombokan
Jurusan Kebidanan Poltekkes kemenkes Manado

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim Di Puskesmas Tatelu Kabupaten Minahasa Utara Sarce Pinontoan; Sesca D. Solang; Sandra G.J. Tombokan
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2014
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.231 KB) | DOI: 10.47718/jib.v2i2.309

Abstract

Latar Belakang : Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) adalah suatu alat atau benda yang dimasukkan kedalam Rahim yang sangat efektif, reversible dan berjangka panjang, dapat dipakai pada semua perempuan usia. AKDR merupakan suatu metode kontrasepsi yang dapat digunakan jangka panjang.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) di Puskesmas Tatelu Kab. Minahasa Utara.Metode : Jenis penelitian merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi adalah seluruh akseptor KB di Wilayah kerja Puskesmas Tatelu Kabupaten Minahasa Utara yang berjumlah 2622 ibu. jumlah sampel yang digunakan adalah 96 orang yang didapatkan dengan teknik sampling : simple random sampling.Hasil penelitian : Sebagian besar responden tidak menggunakan AKDR yaitu 67 orang (69,8%), terdapat hubungan antara variabel paritas dengan penggunaan AKDR dengan nilai (p) = 0,003, tidak terdapat hubungan antara variabel pendidikan dengan penggunaan AKDR dengan nilai (p) = 0,745 dan terdapat hubungan antara variable pengetahuan dengan penggunaan AKDR dengan nilai (p) = 0,000.Kesimpulan : Sebagian besar responden tidak menggunakan AKDR, ada hubungan antara paritas dengan penggunaan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR), Ada hubungan antara pengetahuan dengan penggunaan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR), tidak ada hubungan antara pendidikan ibu dengan penggunaan AKDR.
Hubungan Umur dan Paritas Ibu dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah Veronica Magdalena Pinontoan; Sandra G.J. Tombokan
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.527 KB) | DOI: 10.47718/jib.v3i1.355

Abstract

Latar belakang : Keberhasilan penyelenggaraan pelayanan kesehatan ditentukan dan diukur denganangka kematian ibu dan angka kematian bayi. Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia menurutsurvei demografi dan kesehatan Indonesia (SDKI) 2012 tercatat 32 per 1000 kelahiran hidup.Penyebab kematian bayi terbanyak disebabkan oleh bayi berat lahir rendah (BBLR). Kejadian BBLRmempengaruhi tingginya angka kesakitan dan kematian bayi. Salah satu faktor penyebab BBLRadalah faktor ibu, yakni umur ibu < 20 dan >35 tahun serta paritas 1 dan ≥ 4.Tujuan : untuk mengetahui hubungan umur dan paritas ibu dengan kejadian bayi berat lahir rendah diruangan NICU RSUP Prof.Dr.R.D.Kandou Manado.Metode : Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan case control dengan jumlahsampel 184 dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling serta analisis datamenggunakan uji chi square yakni nilai kemaknaan α = 0,05.Hasil penelitian: hubungan umur ibu dengan kejadian BBLR diperoleh nilai ρ value = 0,001 (α <0,005), sedangkan hubungan paritas ibu dengan kejadian BBLR diperoleh nilai ρ value = 0,137 (α >0,005).Simpulan : ada hubungan usia, dan tidak ada hubungan paritas dengan kejadian BBLR.