Atik Purwandari
Jurusan kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Studi Kasus Manajemen Asuhan Kebidanan Pada Ibu Hamil Ny.C. N Dengan Preeklamsia Berat Di Ruang Bersalin Badan Layanan Umum Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. R.D. Kandou Manado Sandra Tombokan; Atik Purwandari; Jecika Seila Lawani
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2014
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.661 KB) | DOI: 10.47718/jib.v2i2.315

Abstract

Latar belakang : Preeklamsi adalah penyakit pada kehamilan dan nifas dengan tanda hipertensi, oedema dan proteinuria. Pada kehamilan sering terjadi pada umur kehamilan diatas 20 minggu, dimana perlu di tanggulangi secara tepat dan sebaik-baiknya untuk mencegah terjadi preeklamsia dan perdarahan. Berdasarkan data dari Badan Layanan Umum Rumah Sakit Umum Prof. Dr. R. D. Kandou Manado bulan Juli-Desember 2011 ada 24 kasus preeklamsia dari 1034 ibu hamil yang dirawat inap.Tujuan : Penelitian Menerapkan dan memperoleh gambaran umum Manajemen Asuhan Kebidanan pada ibu hamil dengan Preeklamsia Berat yang dilakukan pada Ny. C. N. G3 P2 A0, 39 tahun, hamil 34-35 minggu, janin intrauterine tunggal hidup, letak kepala V punggung kanan dengan Preeklamsia Berat (PEB) dan di tangani secara aktif, keadaan ibu cukup baik, tekanan darah 170/110 mmHg, 88x/menit,suhu badan 36,50 C, Respirasi 24x/menit.Metode : pendekatan studi kasus manajemen asuhan kebidanan yang terdiri dari tujuh langkah Varney yaitu : pengumpulan data, interpretasi data dasar, diagnosa potensial, tindakan segera, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.Hasil Penelitian : Sesuai hasil penelitian ini adalah Ibu hamil dengan Preeklamsi Berat dapat diobati dengan perawatan yang maksimal oleh kerja sama petugas kesehatan. Dari catatan perkembangan dapat dilihat bahwa Ibu hamil (Multigravida) dengan kasus Preeklamsia Berat sehingga tadinya tekanan darah naik bisa menurun dengan perlahan – lahan. Dalam memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil hendaknya dapat meningkatkan ketrampilan dan kemampuan intelektual yang baik tentang perawatan ibu hamil untuk mencegah terjadinya preeklamsia yang dapat menyebabkan kematian ibu dan bayi.
Studi Kasus Manajemen Asuhan Kebidanan Pada Ny. D.N Dengan Persalinan Normal Di Puskesmas Bahu Kecamatan Malalayang Kota Manado Atik Purwandari; Iyam Manueke; Ririn Anggraini
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 2 No 1 (2014): (JIDAN) Edisi Juli 2014
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.211 KB) | DOI: 10.47718/jib.v2i1.318

Abstract

Latar belakang : Program pembangunan kesehatan di Indonesia dewasa ini masih diprioritaskan pada upaya peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak, terutama pada kelompok yang paling rentan kesehatan yaitu ibu hamil, bersalin, dan bayi pada masa perinatal. Di Puskesmas Bahu Kecamatan Malalayang Kota Manado pada bulan Januari-Februari 2013 berjumlah 48 persalinan normal. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menerapkan Manajemen Asuhan Kebidanan Pada Ibu Dengan Persalinan Normal di Puskesmas Bahu Kecamatan Malalayang Kota Manado.Metode : Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus Manajemen Kebidanan yang terdiri dari 7 langkah Varney, yaitu : Pengumpulan Data Dasar, Interpretasi Data Dasar, Diagnosa Potensial, Tindakan Segera, Menyusun Rencana, Melaksanakan Secara Menyeluruh Asuhan Kebidanan serta Mengevaluasi Keberhasilannya.Hasil : Asuhan Kebidanan pada ibu bersalin Ny. D.N Kala I, fase laten berlangsung (16 jam), 4 jam kemudian ibu pada fase aktif akselerasi dengan pembukaan serviks 4 cm, 4 jam kemudian fase aktif dilatasi maksimal, dan 2 jam berikutnya fase aktif deselerasi ( c 10 cm). Waktu proses persalinan dari kala I sampai kala IV berlangsung (24 jam 30 menit), keadaan umum Ibu dan Bayi dalam batas normal sampai dipindahkan ke ruang nifas.Kesimpulan : penelitian ini, bidan dapat menerapkan manajemen asuhan kebidanan sesuai dengan prioritas masalah pasien secara menyeluruh sehingga tindakan yang akan dilakukan bidan dapat dipertanggung jawabkan berdasarkan metode ilmiah.
Efektivitas Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Intensitas Nyeri Post Sectio Caesarea Gusti Ayu Tirtawati; Atik Purwandari; Nur Hidayah Yusuf
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 7 No 2 (2020): Edisi Januari-Juni 2020
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v7i2.1135

Abstract

ABSTRAK Sectio caesarea(SC)adalah suatu proses persalinan buatan yang dilakukan melalui pembedahan dengan cara melakukan insisi pada dinding perut dan dinding rahim ibu. Persalinan secara SCmemberikan dampak bagi ibu dan bayi, nyeri yang hilang timbul akibat pembedahan pada dinding abdomen dan dinding rahim yang tidak hilang hanya dalam satu hari itu memberi dampak seperti mobilisasi terbatas, bounding attachment (ikatan kasih sayang) terganggu atau tidak terpenuhi. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui efektivitas pemberian aromaterapi lavender terhadap intensitas nyeri post sectio caesarea Di Irina D RSUP Prof DR. R. D Kandou Manado. Jenis Penelitian ini adalah Quasi Experimental Design yang di lakukan dengan memberikan percobaan atau perlakuan. Penelitian ini menggunakan rancangan Nonequivalent Control Group Design yang artinya terdapat dua kelompok yang digunakan untuk penelitian, yaitu kelompok eksperimen (yang di beri perlakuan) ,kelompok kontrol (yang tidak di beri perlakuan), dan tidak di pilih secara random. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah tehnik Purposive Sampling yaitu pemilihan sampel dengan menetapkan subjek yang memenuhi kriteria penelitian atau dengan pertimbangan tertentu.Besarnya sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden, kelompok kontrol sebanyak 15 responden dan kelompok intervensi sebanyak 15 responden.Dalam penelitian ini analisis yang digunakan adalah uji One Way Anova. Hasil analisis data secara statistik memperoleh nilai rata-rata mean pada kelompok kontrol sebelum = 5,87 dan sesudah= 5,67, sedangkan pada kelompok intervensi sebelum= 5,87, dan sesudah= 4.47. Standar Deviasi pada kelompok kontrol sebelum= 1.187 dan sesudah= 1.175, sedangkan pada kelompok intervensi sebelum= 1.302 dan sesudah= 1.457. Hasil analisis data membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara intensitas nyeri sebelum diberikan aromaterapi lavender dan setelah diberikan aromaterapi lavender, yang memperoleh nilai F= 4.115 dan p-value= 0,010 (p value=<0,05).