Ali Mutaufiq
STIE Bisnis Internasional Indonesia, Bekasi, Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Perencanaan Produksi Dan Pengendalian Produksi Terhadap Kualitas Produk Ali Mutaufiq; Suherman
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : LPPM STIE Bisnis Internasional Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.96 KB) | DOI: 10.56145/ekonomibisnis.v1i2.25

Abstract

This study aims to examine and analyze the effect of planning and production control on product quality of PT. Indonesian Kojin. Data was collected through distributing questionnaires to 44 respondents at PT. Indonesian Kojin. The sampling technique uses the probability sampling method, which is based on respondents who are in the production and quality department at PT. Indonesian Kojin. Hypothesis testing conducted using t test shows that the second variable is production planning (X1), production control (X2), which has been proven to significantly affect the variable, namely product quality (X2). Then through the f test, it can be seen that the production planning and production control variables are indeed feasible to test the dependent variable, namely product quality. Adjusted R Square shows that the remaining 94.60% of 5.40% is the contribution of other variables outside of these variables
Pelatihan Dasar Pembuatan Digital Content pada Komunitas Remaja Nur Al Latif Cileungsi Bogor Destiana Kumala; Eliza Eliza; Ali Mutaufiq; Ana Wijandari; Iyan Nurhasni Ahya
Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Vol 5, No 2 (2023): JPDL (Jurnal Pengabdian Dharma Laksana)
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.pdl.v5i2.28093

Abstract

Perkembangan Teknologi saat ini sangatlah pesat, salah satu yang digandrungi anak muda/remaja pada saat ini adalah media social. Banyak yang tidak menyadari Ketika kita update di platform media social yang kita miliki, sebenarnya kita sedang menciptakan sebuah digital content. jika kita dapat memanfaatkan dengan kegiatan ini dengan totalitas, maka para remaja akan memproduksi konten yang kreatif, inovatif sekaligus dapat membangun networking yang lebih professional. Ada dua yang mendasar dalam mewujudkan hal diatas pada komunitas remaja daerah cileungsi yaitu , wawasan mereka tentang digital content, dan keterbatasan pengetahuan mengenai hardware dan software terkait digital content. Hal tersebut dapat di selesaikan dengan memberikan materi serta penjelasan yang mendalam tentang digital content, disertai dengan praktik dan diskusi. Serta melakukan pembinaan lanjutan sebagai aimplementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Pemasaran Digital pada Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Een Craft di Kecamatan Tambun Selatan Ali Mutaufiq; Chandra Dwi Hadiana; Muhamad Apep Mustofa; Rasfiuddin Sabaruddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani (JPMM)
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Bisnis Syariah Bina Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51805/jpmm.v3i1.123

Abstract

Pemasaran Digital merupakan salah satu penunjang untuk memasarkan produk yang dijual pada masa modern. Pemasaran digital merupakan kegiatan pemasaran atau promosi suatu merek atau brand produk atau jasa yang dilakukan melalui media digital. Tujuan pemasaran ini adalah menjangkau sebanyak- banyaknya pelanggan dengan cara yang efisien, relevan, dan efisien membantu para pelaku UKM untuk mengembangkan usahanya. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini menggunakan wawancara secara langsung berdasarkan hasil observasi di  UMKM Een Craft di Bekasi. Adapun hasil yang diperoleh adalah bahwa pemilik telah melakukan pemasaran digital melalui iklan di media social, akan tetapi belum maksimal, diantaranya : 1. Pemilik hanya memasarkan di social media instagram saja, 2. pemilik kurang berinovasi dalam pembuatan konten di instagram, 3. Pemilik jarang memposting produk nya di instagram. Selain itu, Een craft harus terus melakukan promosi melaui media sosial sebagai bentuk strategi untuk mengembangkan UKM Een Craft.
Etika Bisnis E-Commerce Di Tiktok Dalam Perspektif Maqashid Syariah: (Studi Kasus Penjual Produk Halal) Ali Mutaufiq; Candra Dwi Hardiana; Destiana Kumala; Ria Lestari Pangastuti; Thomas Kartomo
Astina: Jurnal Ekonomi Utama Vol 3 No 3 (2024): Jurnal Ekonomi Utama (Juria)
Publisher : CV. Astina Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55903/juria.v3i3.212

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi etika bisnis dalam e-commerce di TikTok, khususnya terkait penjualan produk halal, melalui perspektif maqashid syariah. TikTok sebagai platform digital berkembang pesat, menghadirkan peluang baru bagi penjual produk halal untuk menjangkau audiens yang luas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan observasi konten TikTok untuk memahami penerapan prinsip maqashid syariah. Prinsip ini meliputi perlindungan terhadap agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Hasilnya menunjukkan bahwa penjual produk halal di TikTok cenderung berusaha mematuhi prinsip maqashid syariah, terutama dalam menjaga kehalalan produk dan transparansi informasi. Namun, tantangan muncul dari kurangnya regulasi yang jelas mengenai produk halal di platform digital dan tekanan untuk menarik perhatian konsumen dalam pasar yang kompetitif. Beberapa penjual terkadang mengabaikan batasan etika pemasaran untuk mendapatkan audiens lebih besar. Penelitian ini menyoroti pentingnya transparansi, edukasi audiens, dan integritas dalam praktik bisnis, serta perlunya regulasi yang lebih baik untuk mendukung keberlanjutan bisnis halal. Penjual juga disarankan untuk menggunakan teknologi secara bertanggung jawab dan mematuhi prinsip maqashid syariah demi meningkatkan kepercayaan konsumen dan keberlanjutan usaha. Studi ini mengisi kekosongan penelitian mengenai penerapan etika bisnis syariah di TikTok dan membuka peluang kajian lebih mendalam pada platform lain.
Analisis Brand Trust Dan Customer Experience Pada Generasi Milenial Dan Z Melalui Kanal Digital Ali Mutaufiq; Desi Ratnasari; Candra Dwi Hardiana
Astina: Jurnal Ekonomi Utama Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Ekonomi Utama (Juria)
Publisher : CV. Astina Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55903/juria.v4i2.298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepercayaan merek dan pengalaman pelanggan di kalangan konsumen Milenial dan Generasi Z melalui berbagai kanal pemasaran digital seperti media sosial, e-commerce, situs web, dan aplikasi seluler. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 1.000 responden dari wilayah Jabodetabek (Jakarta, Depok, dan Bekasi), dengan target individu kelahiran 1981–2012. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman pelanggan memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap kepercayaan merek, dengan nilai R² sebesar 0,519, yang menunjukkan bahwa 51,9% variasi kepercayaan merek dapat dijelaskan oleh lima dimensi pengalaman pelanggan: desain visual, respons emosional, kejelasan informasi, keterlibatan emosional, dan tindakan perilaku. Di antara kelima dimensi tersebut, kejelasan informasi merupakan dimensi yang paling berpengaruh, diikuti oleh keterlibatan emosional dan pengalaman visual. Generasi Z cenderung lebih terpengaruh oleh konten interaktif dan daya tarik visual di platform seperti TikTok dan Instagram, sementara Milenial lebih responsif terhadap pengalaman fungsional seperti kemudahan transaksi dan keandalan merek di situs web dan platform e-commerce. Temuan ini mendukung teori yang ada tentang kepercayaan merek dan pengalaman pelanggan, serta memberikan rekomendasi strategis bagi pemasar digital dan bisnis untuk mengoptimalkan keterlibatan merek di seluruh preferensi generasi. Studi ini juga memberikan implikasi teoretis untuk mengembangkan model perilaku konsumen digital dan wawasan praktis untuk meningkatkan strategi merek digital.