Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANEMIA DENGAN KEPATUHAN MENGKONSUMSI TABLET ZAT BESI ATAU FERUM (Fe) DI KLINIK BERSALIN BIDAN SUMARTINI, AMKEB Syafrina - Batubara
Jurnal Gentle Birth Vol 1, No 1 (2018): Januari
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.27 KB)

Abstract

Di Sumatera Utara Bedasarkan survei anemia yang di laksanakan tahun 2016 di 4 kabupaten/kota di sumatera utara, yaitu kota medan ,binjai , Kabupaten. Deli serdang dan langkat, cakupan ibu hamil yang mendapat 90 tablet besi di sumatera utara menunjukkan kenaikan yaitu 33,03%tahun 2012, naik menjadi 53,09% tahun 2011 dan menjadi 76,67% di tahun 2012 dan tahun 2013 turun menjadi 68,85%, angka ini masih jauh dari target yang di tentukan yaitu 80% ( Dinkes sumut ,2013) Dari data Rumah sakit Umum Daerah Rantau Prapat tahun 2017 terdapat 59 ibu hamil yang mengalami anemia. ( PKBRS RSUD 2017 ) . Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet zat besi atau ferum (Fe) selain pengetahuan ibu, perilaku juga dipengaruhi oleh pengalaman, fasilitas (sarana dan jarak pelayanan kesehatan), budaya, dan sosial ekonomi. Tujuan; Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet zat besi atau ferum (Fe). Metode; Penelitian non eksperimental dengan pendekatan waktu cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2012 di Klinik Bersalin Bidan Sumartini, AmKeb. Populasinya adalah ibu-ibu hamil anemia (Hb < 11gr%) yang memeriksakan kehamilannya di Klinik Bersalin Bidan Sumartini, AmKeb yaitu sejumlah 300 orang pertahun. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 10% dari jumlah populasi pertahun yaitu sebanyak 30 orang dengan syarat sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan. Tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia dan kepatuhan mengkonsumsi tablet zat besi atau ferum (Fe) diukur menggunakan kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitasnya. Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang anemia dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet zat besi atau ferum (Fe) digunakan rumus Chi-Square. Hasil; Dari hasil penelitian didapatkan ibu hamil yang berpengetahuan tinggi atau baik sebanyak 15 orang (50%), sedang atau cukup sebanyak 10 orang (33,3%), dan rendah atau kurang sebanyak 5 orang (16,7%), sedangkan ibu hamil yang patuh mengkonsumsi tablet zat besi atau ferum (Fe) sebanyak 19 orang (63,3%) dan yang tidak patuh sebanyak 11 0rang (36,7%). Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan p= 0,0001 dan df=2, diperoleh hasil X2hitung lebih besar dari X2tabel sehingga Ho ditolak maka Ha diterima. Simpulan; Ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet zat besi atau ferum (Fe).  Jika tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia baik atau tinggi, maka kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet zat besi atau ferum (Fe) akan baik
Hubungan Pola Asuh Orang Tua terhadap Perilaku Seksual Remaja di Kelurahan Sioldengan kecamatan RantauSelatan Kabupaten LabuhanBatu 2018 Syafrina - Batubara
Jurnal Gentle Birth Vol 1, No 2 (2018): Juli
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.603 KB)

Abstract

Pola asuh sangat mempengaruhi peran dan fungsi keluarga. Pengaruh keluarga dalam pembentukan dan perkembangan kepribadian anak sangat besar karena keluarga merupakan kelompok sosial yang pertama dimana anak dapat berinteraksi, tempat anak belajar, dan menyatakan dirinya sebagai makhluk sosial. Keluarga juga dapat memberikan dasar pembentukan tingkah laku, watak, moral, dan pendidikan kepada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua terhadap perilaku seksual remaja di Kelurahan Sioldengan Kec Rantau selatan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasi deskriptif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah remaja yang tinggal serumah dengan orangtuanya di Kelurahan Sioldengan Kec rantauSelatan. Pengambilan sampel dengan simple random sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2018 dan menggunakan kuesioner yang terdiri dari data demografi, kuesioner pola asuh orang tua dan kuesioner perilaku seksual remaja. Data hasil penelitian di uji menggunakan program SPSS versi 12,0 dengan menggunakan deskriptif analyze dan ditampilkan dalam bentuk kategorik. Dari hasil penelitian ini diperoleh hasil bahwa mayoritas responden (76,1%) memiliki pola asuh demokrasi, Perilaku seksual remaja mayoritas responden dalam kategori positif ((95,5%). Analisis statistik diperoleh bahwa hubungan yang tidak signifikan antara pola asuh orang tua terhadap perilaku seksual remaja nilai p = 0,223. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, direkomendasikan untuk penelitian selanjutnya yang berkaitan dengan judul penelitian ini disarankan untuk meneliti faktor-faktor lain yang mempengaruhi perilaku seksual remaja dan menggunakan lebih banyak responden dan meneliti dibeberapa tempat yang berbeda agar hasilnya lebih representatif.