This Author published in this journals
All Journal Jurnal Gentle Birth
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Motivasi Pasien dengan Pelaksanaan Mobilisasi Dini Pasca Seksio Sesarea di RSU Daerah Poresa Minar Lenny Situmorang
Jurnal Gentle Birth Vol 4, No 2 (2021): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v4i2.67

Abstract

WHO (Badan Kesehatan Dunia) memperkirakan bahwa angka persalinan dengan bedah sesarea sekitar 10% sampai 15% dari semua proses persalinan di negara-negara berkembang. Di Indonesia sendiri,persentase operasi sesar sekitar 5%. Di rumah sakit pemerintah rata-rata 11% sementara di rumah sakit swasta bisa lebih dari 30%. Hasil survey awal ibu yang bersalin dengan operasi seksio sesarea di RSUD Porsea mengatakan bahwa sangat takut melakukan mobilisasi pasca seksio sesarea. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan motivasi pasien dengan pelaksanaan mobilisasi dini pasca seksio sesarea di RSUD Poresa. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional study. Penelitian ini dilaksanakan pada September 2019 - April 2020 dengan sasaran penelitian ibu-ibu pasca seksio sesarea. Sampel penelitian berjumlah 86 orang yang diambil secara accidental sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner yang diisi langsung oleh responden dan dianalisis univariat dan bivariat (Chi-Square). Hasil univariat menunjukkan bahwa 59 orang (68,6%) mau melaksanakan mobilisasi dini pasca seksio sesarea,64 orang (74,4%) mempunyai motivasi yang tinggi dengan pelaksanaan mobilisasi dini pasca seksio sesarea. Hasil analisa bivariat menunjukkan bahwa adanya hubungan yang bermakna antara motivasi pasien dengan pelaksanaan mobilisasi dini pasca seksio sesarea. Berdasarkan penelitian di atas,maka dapat disimpulkan bahwa masih dibutuhkannya banyak usaha untuk meningkatkan cakupan pelaksanaan mobilisasi dini pasca seksio sesarea di RSUD Porsea. Untuk itu diperlukan kerjasama antara petugas kesehatan dan keluarga untuk memotivasi ibu melakukan mobilisasi dini pasca seksio sesarea dan adanya usaha petugas kesehatan untuk mau memberikan pendidikan kesehatan tentang mobilisasi dini,bimbingan dan dukungan secara langsung kepada ibu pasca seksio sesarea  sehingga pelaksanaan mobilisasi dini lebih maksimal dilakukan.