Penulis skripsi ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan dan mengetahui kualitas kinerja aparatur apa yang menjadi hambatan belum baiknya dalam pelayanan administrasi terpadu kecamatan (PATEN) dibidang izin mendirikan bangunan (IMB) dan juga belum terpenuhinya standar operasinal pelayanan di Kantor Camat Seponti. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan datanya adalah observasi dilapangan untuk memperoleh data secara langsung, wawancara kepada narasumber yang terlibat langsung dalam proses pelayanan IMB dan studi dokumentasi. Lokasi penelitian di Kecamatan Seponti Kabupaten Kayong Utara. Subjek penelitian ini adalah Camat Seponti, Sekretaris Kecamatan, Kepala Seksi Tata Pemerintahan, Petugas IMB dan Masyarakat kecamatan Seponti. Hasil dalam penelitian ini detemukan beberapa fakta ditinjau dari dimensi kualitas kerja: antara banyaknya pembangunan rumah tinggal dengan IMB yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Kecamatan Seponti. Untuk dimensi ketepatan waktu: pelayanan IMB belum sesuai dengan SOP, karena sering kali melebihi dari waktu yang ditentukan. Untuk dimensi inisiatif: belum berjalan dengan baik, karena jika terjadi masalah aparatur belum dapat menyelesaikan sendiri, masih menunggu atasan. Untuk dimensi kemampuan: aparatur sudah memiliki tingkat pendidikan yang baik, hanya saja perlu diberkan pelatihan-pelatihan agar lebih cepat dan tanggap dalam memberikan pelayanan. Untuk dimensi Komunikasi: komunikasi antara atasan dengan bawahan dan antara aparatur dengan masyarakat yang sudah melakukan IMB sudah bagus tetapi dengan masyarakat yang belum IMB belum pernah dilakkan sosialisasi. Kata Kunci : IMB, Pelayanan, Aparatur, Masyarakat.