Skripsi ini berdasarkan adanya fenomena yang terjadi di Desa Perongkan yaitu program yang telah rencanakan dalam Alokasi Dana Desa tidak dapat dilaksanakan. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Perongkan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitaif. Dengan langkah-langkah memilih topik kajian, instrumentasi, pelaksanaan penelitian pengolahan data serta pada hasil penelitian dengan menarik kesimpulan, implikasi, dan rekomendasi. instrumen kuci penelitian ini adalah peneliti sendiri. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara dan dokumentasi kemudian data yang diperoleh dianalisis serta untuk menguji keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Teori yang peneliti gunakan untuk melihat dan mendeskripsikan masalah pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Perongkan adalah teori yang diungkapkan oleh Gorge R. Terry yaitu fungsi manajenen perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan. Hasil dalam penelitian ini adalah bahwa dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Perongkan sudah cukup baik. Dikatakan cukup baik karena dilihat dari perencanaan sudah dilakukan perumusan kebijakan pada pelaksanaan musyawarah rencana pembangunan desa, pada pengorganisasian masing-masing pegawai sudah ditempatkan pada kemampuan mereka masing-masing, pada penggerakan sudah baik karena masing-masing aparatur sudah bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi aparatur desa, pada pengawasan masih kurang baik karena dalam pelaksanaan pembangunan desa jarang dilihat oleh pihak Badan Permusyawaratan Desa dan pihak pemerintahan desa. Kata Kunci : Alokasi Dana Desa, Pengelolaan, Pembangunan