Dofir Dofir
Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kontrastif Pendidikan Di Indonesia, Di Finlandia, Dan Ajaran Ki Hajar Dewantara Dofir Dofir
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol. 18 No. 1 (2020): Pendidikan Islam dan Isu-isu Sosial
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tadib.v18i1.346

Abstract

Ki Hajar Dewantara menerangkan bahwasa pendidikan sebagai upaya untuk memajukan budi pekerti, pikiran serta jasmani anak, agar dapat memajukan kesempurnaan hidup dan menghidupkan anak yang selaras dengan alam dan masyarakanya. Tiga sifat yang terangkum pada: Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani. Tetapi ajaran tersebut sudah tidak sesuai dengan apa yang diajarkan oleh ki Hajar, justru di Finlandia yang menerapakan apa diajarkan oleh Ki hajar. Pertama, tidak adanya rangking, Di indonesia untuk proses belajar mengajar masih memfokuskan pada target yang harus ditempuh oleh siswa, sedangkan di Finlandia menerapkan tidak adanya target yang harus dibebani oleh siswa; Di indonesia masih membebankan siswa dalam melakukan ujian akhir atau yang disebu UN, sementara Finlandia tidak pernah melaksanakan Ujian Nasional untuk penentu sebuah kelulusan; di Finlandia jarang mengganti kurikulum pendidikan, sementara di Indonesia hampir setiap ganti mentri kurikulum pendidikanpun juga ikut diganti. Oleh karena itu, sistem pendidikan Ki Hajar Dewantara sangat perlu untuk diterapkan kembali di Sekolah-Dasar (SD) hingga Sekeloah Menengah Atas (SMA) di seluruh wilayah Indonesia karena sangat memungkinkan metode mendidik Ki Hajar Dewantara sangat tepat di semua jenjang pendidikan yang ada di Indonesia