Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENYULUHAN KESEHATAN MENGENAI PERILAKU HIDUP BERSIH SEHAT Neti Eka Jayanti
Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Abdimas Medika
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Dan Sains Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.979 KB)

Abstract

Penyuluhan sebagai Upaya Penguatan Peran Ibu dalam Implementasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Perilaku Hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan langkah yang harus dilakukan untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal bagi setiap orang. Kondisi sehat tidak serta merta terjadi, tetapi harus senantiasa diupayakan dari yang tidak sehat menjadi hidup yang sehat serta menciptakan lingkungan yang sehat. Pemberdayaan masyarakat harus dimulai dari perorangan dan keluarga atau rumah tangga terutama ibu. Ibu mempunyai peran utama yang dapat membangun kesehatan dalam keluarga, maka diperlukan ibu yang mempunyai pengetahuan yang dapat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam rumah tangga serta aktif dalam meningkatkan status kesehatan keluarga. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya perilaku pola hidup bersih dan sehat. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, diskusi dan tanya jawab, disesi terakhir dilakukan evaluasi kepada peserta tentang cara mencuci tangan yang benar dan dapat mempraktikan 7 cara mencuci tangan tanpa melihat panduan dari brosur yang telah dibagikan. Hasil kegiatan ini adalah peserta yang mengikuti sosialisasi seluruhnya dapat memahami pemaparan yang sudah disampaikan. Seluruh peserta dapat melakukan 7 cara mencuci tangan yang benar. Saran kegiatan ini adalah pemberian edukasi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat sebaiknya diberikan secara berkala sebagai upaya pengelolaan kesehatan di lingkungan sekitar masyarakat Posyandu Kelapa Gading Samarinda.
EDUKASI TENTANG PENTINGNYA HIDUP SEHAT KURANGI RESIKO PENYAKIT LAMBUNG SEJAK DINI PADA REMAJA DAN DEWASA PUTRI neti eka jayanti
Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Abdimas Medika
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Dan Sains Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.137 KB) | DOI: 10.35728/pengmas.v2i2.768

Abstract

Abstrak: Artikel ini mengangkat tentangedukasi tentang pentingnya hidup sehat yang dapat mengurangi penyakit lambung sejak dini pada remaja dan dewasa putri dengan upaya promotif dan preventif. Faktanya, warga kota Samarinda masih kurang memahami tentang gangguan penyakit lambung dan penyebabnya, kurangnya pengetahuan peserta tentang cara mencegah dan pengetahuan pesera tentang hidup sehat. Penyakit lambung salah satunya adalah gastritis.Pengetahuan merupakan domain yang sangat penting dalam membentuk tindakan seseorang. Perilaku kesehatan merupakan respon seseorang terhadap objek yang berkaitan dgan sakit da penyakit, sistem pelayanan kesehatan makanan dan minuman serta ligkungan. Karena itu dengan Upaya-upaya sederhana perlu dipromosikan di lingkungan. Merujuk pada itu, apa yang ditulis disini merupakan upaya promotif dan preventif kesehatan melalui program edukasi mengenai hidup sehat.
PENYULUHAN TENTANG DISMINORE (NYERI MENSTRUASI) DAN UPAYA MENANGGULANGINYA DENGAN SENAM DISMINORE PADA REMAJA PUTRI neti eka jayanti
Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Abdimas Medika
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Dan Sains Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.495 KB) | DOI: 10.35728/pengmas.v2i2.769

Abstract

Abstrak: Perkembangan remaja ditandai dengan adanya perubahan secara biologi atau pubertas yaitu menstruasi. Banyak wanita yang mengalami masalah menstruasi, diantaranya nyeri haid/dismenor. Prevalensi dismenore di dunia rata-rata lebih dari 50% wanita mengalami dismenore. Wanita pernah mengalami dismenore sebanyak 90%. Masalah ini setidaknya mengganggu 50% wanita masa reproduksi dan 60-85% pada usia remaja. Dismenore adalah ketidakseimbangan hormon progesteron dalam darah sehingga mengakibatkan rasa nyeri timbul, faktor psikologis juga ikut berperan terjadinya dismenore pada beberapa wanita.. senam merupakan salah satu teknik relaksasi yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri. Metode yang digunakan adalah demonstrasi dan membimbing penderita dismenore memerlukan edukasi mengenai kesehatan tentang pencegahan dan penanganan dismenore dengan senam. Hasil yang dicapai adalah dengan senam diharapkan agar dapat meningkatkan kesehatan dan mengurangi keluhan nyeri menstruasi.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG MODERATE EXERCISE DALAM MENINGKATKAN SISTEM IMUN DAN KEBUGARAN SERTA PENGATURAN DOSIS LATIHAN YANG DIANJURKAN UNTUK PEREMPUAN PASCA COVID neti eka jayanti
Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Abdimas Medika
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Dan Sains Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.678 KB) | DOI: 10.35728/pengmas.v2i2.770

Abstract

Abstrak: Pada bulan Desember 2019, dunia dikejutkan dengan berita adanya wabah virus corona baru yang diberi nama Covid-19 di kota Wuhan, China. Dengan adanya pergerakan masyarakat yang masih melakukan perjalanan, maka muncul pendemi virus corona tahun 2020. WHO menyatakan terjadi pandemi karena telah menyerang seluruh dunia dan menyebabkan tingginya angka infeksi, morbiditas dan mortalitas. Pandemi covid -19 pada tahun 2020 ini membawa banyak perubahan dalam kehidupan masyarakat. Semua harus dilakukan di rumah, mulai dari belajar bekerja, beribadah, bahkan olahraga juga di rumah. Namun dimasa pandemi, olahraga harus dilakukan dengan cermat dan dipertimbangkan secara seksama.
SOSIALISASI PENGETAHUAN FISIOTERAPI PADA LANSIA DI KELURAHAN SIMPANG PASIR Neti Eka Jayanti; Kasim Nurhas Jaiddin; Wija Mira; Milla Luna
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.45791

Abstract

Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami penurunan fungsi fisik, yang berimplikasi terhadap menurunnya kualitas hidup serta kemandirian dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Fisioterapi memiliki kontribusi penting dalam mempertahankan dan meningkatkan kemampuan fungsional, sekaligus mencegah terjadinya komplikasi akibat proses degeneratif yang menyertai penuaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan para lansia mengenai pentingnya peran fisioterapi dalam menjaga kebugaran tubuh dan mencegah timbulnya disabilitas. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan ilmu fisioterapi kepada masyarakat luas melalui penyuluhan dan pelayanan fisioterapi secara gratis yang diperuntukkan bagi orang tua dan lansia di wilayah Kelurahan Simpang Pasir. Pelaksanaan kegiatan berlangsung pada tanggal 20 April 2025 dan diikuti oleh 84 peserta. Materi yang disampaikan dalam sesi penyuluhan mencakup pemahaman dasar tentang fisioterapi, jenis-jenis layanan fisioterapi, serta berbagai kondisi atau kasus yang dapat ditangani oleh fisioterapis. Sebelum penyuluhan dimulai, seluruh peserta diminta untuk mengisi kuesioner pre-test guna mengukur tingkat pengetahuan awal terhadap materi yang akan diberikan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta mengenai manfaat fisioterapi, yang tercermin melalui tingginya antusiasme, partisipasi aktif, serta peningkatan nilai dari pre-test ke post-test. Analisis data menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik antara nilai pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai signifikansi (2-tailed) p = 0.000 < 0.05. Setelah kegiatan penyuluhan, dilanjutkan dengan pemeriksaan dan penanganan fisioterapi secara cuma-cuma kepada seluruh peserta. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran lansia untuk menjalani gaya hidup aktif dan sehat melalui pendekatan fisioterapi.Abstrak terdiri dari satu paragraph, menggunakan Bahasa Indonesia dengan jenis Palatino Linotype, ukuran 10 pt, spasi tunggal. Abstrak tidak lebih dari 250 kata dan mengandung latar belakang, tujuan, hasil, dan kesimpulan (tanpa perlu ditulis sebagai bagian khusus yang terpisah). Hindari singkatan dan sitasi.