Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PERAN FISIOTERAPI INTERNA PADA PASIEN DENGAN DIABETIC NEUROPATI Arisandy Achmad; Desy Annisa Perdana; Ahmad Azri Gulham
Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Abdimas Medika
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Dan Sains Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.592 KB) | DOI: 10.35728/pengmas.v2i2.762

Abstract

Perubahan gaya hidup terutama di kota – kota besar, menyebabkan meningkatnya prevalensi penyakit degeneratif, seperti jantung, hipertensi, diabetes melitus (DM) dan lain lain. DM merupakan penyakit penahun yang ditandai dengan kadar gula darah yang tinggi dan gangguan metabolisme pada umumya. Bila tidak dikendalikan akan menimbulkan berbagai komplikasi. Berdasarkan Kemenkes 2015, data menunjukkan cakupan diagnosis DM oleh tenaga kesehatan mencapai 63% lebih tinggi dibandingkan dengan penyakit asma dan penyakit jantung. Seperti yang kita ketahui DM ditandai dengan tingginya kadar gula darah dan kejadian ini dapat melemahhkan dinding pembuluh darah yang memberi asupan oksigen dan nutrisi untuk sel saraf. Akibatya, terjadi kerusakan dan gangguan pada fungsi saraf yang disebut Diabetic Neuropati.
Peran Fisioterapi Muskuloskeletal dalam Mengurangi Nyeri Lordotic pada Ibu Hamil Ashifa Quamila; Desy Annisa Perdana; Rezky Amaliah Usman; Sulfandi Sulfandi; Arisandy Ahmad; Komang Wira Kusuma; Fidela Anindya Indrasari; Erick Gilbert Christian
Media Karya Kesehatan Vol 6, No 1 (2023): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v6i1.44634

Abstract

Nyeri lordotic merupakan permasalahan ibu hamil yang serius dan masih tinggi di Indonesia terutama di Klinik Kusuma Samarinda. Nyeri lordotic pada ibu hamil berdampak pada terganggunya aktivitas sehari-hari. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan menurunkan, lordotik, serta nyeri lordotik pada ibu hamil. Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah ibu hamil sejumlah 70 orang. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui fisioterapi  dengan cara treatment kinesio tapping dan exercise disertai konsultasi. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada post-test diseluruh indikator pengetahuan tentang nyeri. Adapun dari tingkat nyeri, intervensi ini dapat menurunkan nyeri lordotic pada ibu hamil trisemester I sebesar 1.4 ± 2.0, trisemester II sebesar 2.7 ± 2.3, trisemester III sebesar 2.8 ± 2.2, serta menurunkan lordotic, namun demikian secara statistik tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p>0.05). Maka dapat disimpulkan bahwa fisioterapi muskuloskeletal disertai konsultasi ini dapat meningkatkan pengetahuan tentang indikator tingkat nyeri lordotic serta menurunkan nyeri, dan lordotic pada ibu hamil.Kata kunci:  Ibu hamil, kinesio tapping, latihan.
Pilates exercise and blood test in pregnancy: a systematic review and meta-analysis Ashifa Quamila; Rezky Amaliah Usman; Desy Annisa Perdana
Physical Therapy Journal of Indonesia Vol. 5 No. 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Universitas Udayana dan Diaspora Taipei Medical University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51559/ptji.v5i1.193

Abstract

Background: While most women perceive pregnancy to be a happy time, there are physiological, anatomical, biochemical, and psychological changes that can occur during this period. Pilates exercise is making strength and endurance for labor and birth. In this sense, this study's purpose was to systematically review the literature on the implication of pilates exercise on blood tests in pregnant women. Methods: Three databases were searched in order to find pertinent publications published up until December 31, 2023. Independently, paired reviewers went through the articles and took data from every study that was included. A meta-analysis was carried out to evaluate how pilates affected the blood test. To investigate heterogeneity, subgroup, and sensitivity analyses were carried out. Results: Ultimately, the meta-analysis containing 32 pregnant women included 4 studies totaling 160 pregnant women. The results of the study demonstrated a significant difference in the levels of total triglycerides (CI95%: -1.627 - -0.104; I2: 16%), total cholesterol (CI95%: -2.210 - 0.027; I2: 17%), and low-density lipoprotein (CI95%: -2.887 - 0.004; I2: 16%) between the pilates exercise group and the control group. The results of the research indicated that the high-density lipoprotein (CI95%: 1.278 - 0.201; I2: 17%) and C-reactive protein (CI95%: -0.556 - 0.579; I2: 18%) levels in the pilates exercise group were considerably lower than those in the control group. Conclusion: We found that pilates exercises are perfect for placenta growth. It can also reduce anxiety and improve physical condition in pregnant women. Therefore, further research and evaluation in clinical trials are needed.