Mayurika Yohana Nababan Nababan
STMIK PELITA NUSANTARA

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBERIAN KREDIT PADA KSP CU DAMAI SEJAHTERA DENGAN MENGGUNAKAN ANALYTIC HIERARCHY PROCESS Mayurika Yohana Nababan Nababan
JURNAL TEKNOLOGI DAN ILMU KOMPUTER PRIMA (JUTIKOMP) Vol. 4 No. 2 (2021): Jutikomp Volume 4 Nomor 2 Oktober 2021
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jutikomp.v4i2.2069

Abstract

Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Credit Union (CU) Damai Sejahtera Medan adalah salah satu perusahaan atau lembaga yang dapat memberikan pinjaman kredit. KSP CU Damai Sejahtera Medan memberikan bantuan pembiayaan dana dalam bentuk pembayaran kredit/cicil dan mempunyai beberapa sistem, prosedur dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh anggota yang mengajukan. Faktanya, keputusan pemberian kredit yang digunakan di KSP CU Damai Sejahtera Medan berdasarkan hasil survey dari penulis belum menggunakan sistem yang dapat penyeleksian pemberian kredit. Oleh karena itu diperlukan sebuah sistem yang mampu membantu dalam mendukung pengambilan keputusan dengan lebih cepat, tepat dan akurat. Salah satunya adalah menggunakan metode Analytic Hierarchy Proses (AHP) karena metode ini merupakan salah satu metode yang dapat melakukan kriteria majemuk dan rinci dengan kerangka yang komperhensif dan pertimbangan proses hirarki yang kemudian dilakukan perhitungan bobot untuk masing-masing kriteria dalam menentukan kelayakan pemberian kredit. Kriteria yang digunakan yaitu Character, Capacity, Condition, Capital, dan Collateral dengan sub-kriteria yaitu Sangat Baik, Baik, Cukup, Kurang, dan Sangat Kurang. Bahasa pemograman yang digunakan dalam membangun sistem yaitu PHP dengan MySQL. Adapun hasil dari implementasi sistem yang telah dibangun yaitu menunjukkan bahwa metode AHP mampu dalam memberikan keputusan yang objektif dalam penentuan pemberian kredit.