Mahesa Ahmad
Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan IPA Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Buta-Buta (Excoecaria agallocha) sebagai Biopestisida Rakmawati Rakmawati; Fajar Septyana; Lilis Suryandari; Mahesa Ahmad; Reni Ambarwati
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 14, No 1 (2017): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Filtrat daun Excoecaria agallocha menunjukkan aktivitas menghambat terhadap pathogen. Hal ini disebabkankarena filtrat daun Excoecaria agallocha mengandung kloroform dan senyawa yang dapat menyebabkan iritasipada kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian filtrat daun tanaman Excoecariaagallocha terhadap mortalitas hama pertanian ulat grayak dengan metode eksperimental menggunakanRancangan Acak Lengkap (RAL) ANAVA satu arah. Sampel daun tanaman Excoecaria agallocha diperolehdari kawasan Ekowisata Mangrove Wonorejo Surabaya. Pestisida alami dibuat dengan cara merendam 500gram daun tanaman mangrove jenis Excoecaria agallocha (nodus ketiga sampai kelima) yang sudahdikeringkan dan digiling hingga halus dengan aquades sebanyak delapan liter selama 24 jam. Digunakan enamperlakuan konsentrasi dalam penelitian ini, yaitu 0%, 20%, 40%, 60%, 80% dan 100% dengan pengulanganmasing-masing sebanyak tiga kali, dan dalam pengujiannya masing-masing menggunakan 10 ekor ulat grayakinstar dua sebagai hewan uji. Filtrat ini kemudian dimasukkan ke dalam botol dan disemprotkan (masingmasing enam ml) ke ulat grayak yang merupakan salah satu hama penting pertanian. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa pemberian filtrat daun Excoecaria agallocha berpengaruh terhadap mortalitas ulat grayak.Perlakuan filtrat 100% merupakan konsentrasi yang paling efektif dibandingkan dengan perlakuan yang lain,yaitu menyebabkan mortalitas sebesar 90% selama empat hari pengamatan.