Anggono Yuda Prabowo
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK), Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Non Performing Loan (NPL) Terhadap Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Studi Kasus Pada PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk Anggono Yuda Prabowo
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.659 KB)

Abstract

Salah satu layanan kredit yang ada pada PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. adalah KreditUsaha Rakyat (KUR), yang mulai diluncurkan pemerintah sejak 5 November 2007. Kredit UsahaRakyat adalah program pemerintah bagi pengusaha mikro maupun makro dalam penyediaanmodal pengembangan usaha. Bank memiliki faktor-faktor dari sisi internal perbankan yangmampu mempengaruhi penyaluran kredit, yaitu Dana Pihak Ketiga (DPK), Capital AdequacyRatio (CAR), Non Performing Loan (NPL). Pendekatan penelitian ini yaitu menggunakanpendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah laporan keuangan PT. Bank Mandiri(Persero) Tbk. dengan periode penelitian setiap triwulan sejak 2008-2012. Sampel penelitianmeliputi 20 sampel dari 5 laporan keuangan dalam periode triwulan. Teknik pengumpulan datamenggunakan metode documentary-historical dengan data time series. Teknik analisis datamenggunakan analisis regresi linier berganda dengan uji asumsi klasik (uji normalitas,multikolonieritas, heterokedastisitas, dan autokorelasi). Uji hipotesis menggunakan pengujiansecara parsial (uji t), simultan (uji F), dan uji koefisien determinasi (R2).Hasil penelitian menunjukkan Dana Pihak Ketiga (DPK) berpengaruh signifikan terhadappenyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. dengan nilai thitung(6,495) > ttabel (2,119) dan p-value (0,000) < a (0,05). Capital Adequacy Ratio (CAR)berpengaruh signifikan terhadap penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada PT. Bank Mandiri(Persero) Tbk. dengan nilai thitung (2,954) > ttabel (2,119) dan p-value (0,009) < a (0,05). NonPerforming Loan (NPL) tidak berpengaruh signifikan terhadap penyaluran Kredit Usaha Rakyat(KUR) pada PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. Hal ini ditunjukkan oleh nilai thitung (-0,116) < ttabel(2,119) dan p-value (0,909) > a (0,05). Hasil pengujian secara simultan diperoleh nilai Fhitung(64,020) > Ftabel (3,24) dan nilai p-value = 0,000 < a (0,05). Hal ini berarti DPK, CAR, dan NPLberpengaruh signifikan terhadap penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada PT. Bank Mandiri(Persero) Tbk. Dana Pihak Ketiga (DPK) memiliki nilai standardized coefficients 1,080, lebihbesar dibandingkan variabel CAR dan NPL. Dengan demikian, variabel DPK)berpengaruhdominan terhadap Penyaluran Kredit pada PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk.Kata Kunci: Dana Pihak Ketiga (DPK), Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan(NPL), Kredit Usaha Rakyat (KUR)
Pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK), Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Non Performing Loan (NPL) Terhadap Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Studi Kasus Pada PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk Prabowo, Anggono Yuda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu layanan kredit yang ada pada PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. adalah KreditUsaha Rakyat (KUR), yang mulai diluncurkan pemerintah sejak 5 November 2007. Kredit UsahaRakyat adalah program pemerintah bagi pengusaha mikro maupun makro dalam penyediaanmodal pengembangan usaha. Bank memiliki faktor-faktor dari sisi internal perbankan yangmampu mempengaruhi penyaluran kredit, yaitu Dana Pihak Ketiga (DPK), Capital AdequacyRatio (CAR), Non Performing Loan (NPL). Pendekatan penelitian ini yaitu menggunakanpendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah laporan keuangan PT. Bank Mandiri(Persero) Tbk. dengan periode penelitian setiap triwulan sejak 2008-2012. Sampel penelitianmeliputi 20 sampel dari 5 laporan keuangan dalam periode triwulan. Teknik pengumpulan datamenggunakan metode documentary-historical dengan data time series. Teknik analisis datamenggunakan analisis regresi linier berganda dengan uji asumsi klasik (uji normalitas,multikolonieritas, heterokedastisitas, dan autokorelasi). Uji hipotesis menggunakan pengujiansecara parsial (uji t), simultan (uji F), dan uji koefisien determinasi (R2).Hasil penelitian menunjukkan Dana Pihak Ketiga (DPK) berpengaruh signifikan terhadappenyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. dengan nilai thitung(6,495) > ttabel (2,119) dan p-value (0,000) < a (0,05). Capital Adequacy Ratio (CAR)berpengaruh signifikan terhadap penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada PT. Bank Mandiri(Persero) Tbk. dengan nilai thitung (2,954) > ttabel (2,119) dan p-value (0,009) < a (0,05). NonPerforming Loan (NPL) tidak berpengaruh signifikan terhadap penyaluran Kredit Usaha Rakyat(KUR) pada PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. Hal ini ditunjukkan oleh nilai thitung (-0,116) < ttabel(2,119) dan p-value (0,909) > a (0,05). Hasil pengujian secara simultan diperoleh nilai Fhitung(64,020) > Ftabel (3,24) dan nilai p-value = 0,000 < a (0,05). Hal ini berarti DPK, CAR, dan NPLberpengaruh signifikan terhadap penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada PT. Bank Mandiri(Persero) Tbk. Dana Pihak Ketiga (DPK) memiliki nilai standardized coefficients 1,080, lebihbesar dibandingkan variabel CAR dan NPL. Dengan demikian, variabel DPK)berpengaruhdominan terhadap Penyaluran Kredit pada PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk.Kata Kunci: Dana Pihak Ketiga (DPK), Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan(NPL), Kredit Usaha Rakyat (KUR)