Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KOMPUTERISASI DALAM PROSES PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA USAHA SIMPAN PINJAM TAMBA ARTHA NADI TAMBAWU KAJA IDA AYU SASMITA DEWI; NI WAYAN ALIT ERLINA WATI; NI WAYAN YUNIASIH
JURNAL SEWAKA BHAKTI Vol 2 No 1 (2019): Sewaka Bhakti
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.738 KB) | DOI: 10.32795/jsb.v2i1.291

Abstract

Laporan keuangan adalah bentuk pertanggungjawaban keuangan oleh manajemen kepada pemberi modal dalam sebuah usaha. Laporan keuangan yang baik adalah laporan keuangan yang menyajikan informasi yang relevan dan reliabel. Untuk menghasilkan laporan keuangan yang berkualitas diperlukan pemahaman yang cukup tentang prinsip akuntansi dan adanya sistem komputerisasi yang diharapkan dapat mempermudah pekerjaan manajemen. Usaha simpan pinjam Tamba Artha Nadi merupakan salah satu usaha simpan pinjam yang dimiliki oleh Banjar Tembawu Kaja. Dalam proses penyusunan laporan keuangannya masih menggunakan catatan manual walau menggunakan computer sehingga ada risiko kesalahan. Pengabdian ini dimaksudkan untuk membantu manajemen Usaha Simpan Pinjam Tamba Artha Nadi dalam penyusunan laporan keuangan menggunakan aplikasi Microsoft Excel. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu perusahaan untuk menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi keuangan. Kegiatan pengabdian telah dilakukan dalam beberapa tahapan diantaranya observasi awal, penelaahan laporan yang ada, dan pendampingan perbaikan penyajian laporan keuangan dengan bantuan aplikasi Microsoft Excel. Aplikasi tersebut dirasa dapat memudahkan manajemen dalam penyusunan laporan mengingat kegiatan usaha yang masih relatif kecil. Manajemen juga dibantu untuk melakukan analisa rasio keuangan sehingga dapat dilihat perkembangan usaha dari tahun ke tahun.
Peran Paylater Sebagai Moderasi Pengaruh Shopping Lifestyle Terhadap Impulse Buying Pada E-Commerce (Studi Kasus Pada Kalangan Milenial Di Kota Denpasar) I Made Risma M Arsha; Ida Ayu Putu Widani Sugianingrat; Ida Ayu Sasmita Dewi; Putu Sri Hartati; Dewa Nyoman Benni Kusyana
Jurnal Ekuilnomi Vol. 6 No. 3 (2024): Ekuilnomi Vol 6(3) Nov 2024
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/yvvd0308

Abstract

Kota Denpasar sebagai ibukota Provinsi Bali merupakan salah satu daerah yang mengalami perubahan pola konsumsi. Hasil lainnya menyebutkan bahwa 55 persen responden menyatakan bahwa lebih senang berbelanja secara online dibandingkan offline, dengan usia responden yang menjawab masuk ke kategori generasi milenial. Dari hasil pra survey juga diketahui hampir 60 persen masyarakat sering berbelanja tanpa direncanakan sebelumnya pada di e-commerce. Penelitian ini akan menguji shopping lifestyle sebagai variabel bebas terhadap impulse buying sebagai variabel terikat yang dimoderasi oleh paylater pada e-commerce di kalangan milenial  di Kota Denpasar. Metode analisis data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah analisa regresi moderasi dengan menggunakan metode selisih nilai mutlak. Analisa ini dipergunakan untuk mengetahui besarnya pengaruh Peran Paylater Sebagai Moderasi Pengaruh Shopping Lifestyle Terhadap Impulse Buying. Dari penelitian ini, diperoleh hasil (1) Shopping lifestyle berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying milenial  Di kota denpasar Semakin tinggi shopping lifestyle yang dilakukan maka menyebabkan impulse buying milenial  di kota denpasar semakin meningkat. (2) Paylater mampu memoderasi hubungan shopping lifestyle dengan impulse buying  dengan objek penelitian milenial  Di kota denpasar. Semakin tinggi penggunaan paylater, maka semakin meningkatkan impulse buying milenial  di kota denpasar. Kepada peneliti selanjutnya, khususnya yang berminat meneliti shopping lifestyle, impulse buying dan paylater disarankan dalam pengembangan penelitian dengan mempergunakan dimensi serta indikator dengan cakupan meluas supaya hasil riset menguji keunggulannya, serta berharap melakukan pengujian variabel lainnya yang terindikasi kuat memiliki pengaruh terhadap impulse buying