Freddy butarbutar
Universitas HKBP Nommensen

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

bagaimana meningkatkan emotional intelligence Freddy butarbutar
Jurnal Psikologi Universitas HKBP Nommensen Vol 6 No 2 (2020): EDISI FEBRUARI 2020
Publisher : Universitas HKBP Nommensen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36655/psikologi.v6i2.142

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Emotional Intelligence (EI) dapat dikembangkan dan bagaimana strategi mengembangkan emotional intelligence. Emotional Intelligence merupakan suatu topik penelitian yang banyak mendapat perhatian dalam beberapa decade terakhir. Penelitian tentang emotional intelligence ini begitu menarik perhatian penelitia sehubungan dengan besarnya dampak dari emotional intelligence terhadap berbagai aspek dari kehidupan manusia, mulai dari kualitas hubungan, prestasi akademik, kemampuan mengatasi stres dan performa kerja dalam organisasi. Aplikasi dari hasil penelitian emotional intelligence juga banyak dilakukan baik dalam hal seleksi, pelatihan dan pengembangan dan aspek lainnya dalam manajemen sumber daya manusia dalam suatu organisasi. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah emotional intelligence dapat dikembangkan dan bagaimana cara yang bisa dilakukan untuk mengembangkan emotional intelligence dalam konteks pekerjaan. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi literatur dengan merangkum berbagai teori. Adapun hasil penelitian yang menunjukkan bahwa emotional intelligence dapat dilatih dan dikembangkan baik dalam tingkat individu maupun dalam organisasi. Ada beberapa tahapan yang bisa dilakukan untuk mengembangkan emotional intelligence dalam pekerjaan yaitu: (a) paving the way, (b) doing the work of change, (c) encourage transfer and maintenance of change, (d) evaluate the change.
HUBUNGAN ANTARA KEPRIBADIAN DAN INTELIGENSI DENGAN KECEPATAN KERJA PADA CALON KARYAWAN SALAH SATU BUMN Freddy butarbutar
Jurnal Psikologi Universitas HKBP Nommensen Vol 7 No 2 (2021): EDISI FEBRUARI 2021
Publisher : Universitas HKBP Nommensen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36655/psikologi.v7i2.501

Abstract

Kinerja merupakan hal yang penting dan telah menjadi perhatian penting dalam penelitian di bidang psikologi insudtri. Salah satu dimensi dari kinerja adalah kecepatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepriadian seseorang dan inteligensi dengan kecepatan kerja individu. Kepribadian dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan alat tes Papi Kostick yang banyak digunakan di bidang industri dalam seleksi karyawan. Inteligensi diukur dengan menggunakan tes TIKI T. Sementara kecepatan kerja diukur dengan menggunakan tes Pauli. Adapun subjek penelitian adalah calon karyawan salah satu BUMN dibidang pertambangan yang memiliki indeks prestasi minimal 3,0 dan berasal dari universitas dengan akreditasi program studi minimal B. Analisa korelasi yang digunakan adalah uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inteligensi memiliki hubungan positif dengan kecepatan kerja dengan koefisien korelasi sebesar 0,452 pada taraf signifikansi 0,01 artinya semakin tinggi inteligensi maka akan semakin tinggi kecepatan kerja. Kepribadian memiliki hubungan negatif dengan kecepatan kerja dengan koefisien korelasi sebesar -0,107 dan tidak signifikan. Kepribadian dalam penelitian ini mengacu pada preferensi kelompok work direction dan work style. Kelompok preferensi work style memiliki korelasi negatif dengan kecepatan kerja sebesar -0,107. Artinya semakin tinggi work style maka akan semakin rendah kecepatan kerja.