Rahesli Humsona
Staff Pengajar Jurusan Sosiologi, FISIP ,Universitas Sebelas Maret, Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Fenomena Merebaknya NAPZA dan Gaya Hidup Sigit Pranawa; Rahesli Humsona
Habitus : Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi Vol 1, No 1 (2017): HABITUS:JURNAL PENDIDIKAN, SOSIOLOGI, DAN ANTROPOLOGI
Publisher : Program Studi Pendidikan Soiologi Antropologi, FKIP-UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/habitus.v1i1.18860

Abstract

Tujuan penelitian untuk  mengetahui  fenomena meningkatnya peredaran narkotba dan zat adiktif lainnya (Napza) dan  gaya hidup pemakai Napza. Teori yang digunakan adalah teori praktik dari Pierre Bourdieu. Penelitian ini dilakukan di Pusat Rehabilitasi Lido, Sukabumi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, sampel dengan purposive sampling, pengumpulan data dengan observasi dan wawancara. Analisis data dengan model interaktif yang memiliki komponen reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menemukan bahwa pemakai Napza di Pusat Rehabilitasi Lido memiliki rentang usia dari belasan tahun hingga tiga puluhan tahun. Pemakai Napza laki-laki lebih banyak dari pada perempuan. Mereka berasal dari berbagai latar belakang sosial dan ekonomi. Habitus, modal dan ranah membentuk praktik berupa sikap dan perilaku pemakai Napza. Gaya hidup hedonis membuat pemakai menjadi adiktif  dalam mengonsumsi  Napza. Sehingga pemakai yang sedang menjalani rehabilitasi di Lido, memiliki kekhawatiran akan menemui kesulitan untuk lepas dari Napza. Mereka juga menyadari akan sulitnya menghindari godaan dari komunitas pemakai Napza yang dahulu merupakan ranahnya.Kata Kunci: Napza, habitus, gaya hidup hedonis.                                                                  AbstractThe objective of research was to find out the phenomenon of increasing narcotic and other addictive substance circulation and lifestyle of narcotic, psychotropic and substance abusers. The theory used was Pierre Bourdieu’s practical theory. This research was conducted in Rehabilitation Center, Lido, Bogor. This research employed a qualitative method with phenomenological approach; sample was taken using purposive sampling; data collection was carried out using observation and interview. Data analysis was carried out using an interactive model of analysis using data reduction, data display and conclusion drawing. Data validation was carried out using source and method triangulation. The result of research showed that narcotic, psychotropic and substance abusers in Rehabilitation Center, Lido, were teens to thirty years old. Male narcotic, psychotropic and substance abusers are more than the female ones. They came from various social and economic backgrounds. Habitus of capital and domain created practice in the form of narcotic, psychotropic and substance abusers’ behavior and attitude. Hedonistic lifestyle made the abuser addicted to consume narcotics, psychotropic and other substances. Thus the abusers undertaking rehabilitation in Lido worried that they would find difficulty of escaping from narcotic, psychotropic and substance abuse. They also realized the difficulty of avoiding the narcotic, psychotropic and substance abuser community formerly being their domain. Keywords: narcotic, psychotropic and other substance, habitus, hedonistic lifestyle